Pemkab Pamekasan Gotong Royong Bersihkan Stadion Pamelingan Jelang Puncak Hardiknas 2026

Kegiatan gotong royong yang melibatkan seluruh OPD itu disiapkan sekaligus untuk menyambut kedatangan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti serta Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Sejumlah ASN dilingkungan Kabupaten Pamekasan dibantu TNI setempat membersihkan SGMRP, Jumat (22/5/2026).

PAMEKASAN, MADURANET – Pemerintah Kabupaten Pamekasan kembali menggelar program rutin “Pamekasan Bersih” pada Jumat (22/5/2026) pagi. Kali ini, kegiatan gotong royong tersebut dipusatkan di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP), Pamekasan.

Pemilihan stadion sebagai lokasi kegiatan bukan tanpa alasan. Selain menjadi bagian dari gerakan membangun budaya hidup bersih di tengah masyarakat, lokasi itu juga dipersiapkan untuk menyambut puncak peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 tingkat Jawa Timur yang akan digelar pada Ahad (24/5/2026).

Bupati Pamekasan melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Pamekasan, Mohamad Alwi, mengatakan, kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari persiapan menyambut kedatangan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti serta Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

“Ini merupakan agenda rutin Kabupaten Pamekasan yang dicanangkan Bupati. Dikarenakan ada acara nanti, makanya gotong royong sengaja diletakkan di sini sekaligus persiapan,” kata Alwi.

Mantan Kepala Disdikbud Pamekasan ini menjelaskan, program “Pamekasan Bersih” tidak hanya berfokus pada kebersihan lingkungan, tetapi juga menjadi upaya pemerintah menghidupkan kembali semangat gotong royong di tengah masyarakat.

Karena itu, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dilibatkan dalam kegiatan tersebut agar dapat menjadi contoh bagi masyarakat.

Menurut Alwi, pemerintah ingin menumbuhkan kembali kesadaran bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas pemerintah semata.

“OPD wajib ikut, menjadi contoh bagi masyarakat, membangkitkan semangat masyarakat untuk kembali memiliki semangat gotong royong,” ujarnya.

Ia menegaskan, gerakan kebersihan harus dimulai dari pemerintah sebagai penggerak utama dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.

Pemerintah, lanjut dia, harus mampu menjadi lokomotif yang menggerakkan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan sekitar.

“Hal ini harus dimulai dari pemerintah. Kita ingin menanamkan pada masyarakat bahwa kebersihan adalah tugas bersama,” katanya.

Di sisi lain, Alwi menilai semangat kebersamaan dan gotong royong menjadi salah satu solusi menghadapi keterbatasan anggaran pemerintah dalam menjalankan berbagai program pembangunan.

Karena itu, ia berharap masyarakat ikut berpartisipasi aktif mendukung gerakan kebersihan yang terus digalakkan Pemkab Pamekasan.

“Salah satu cara menghadapi minimnya anggaran ini adalah semangat kebersamaan,” tandasnya.

Exit mobile version