BPBD Pamekasan Siapkan Bantuan Material untuk Korban Angin Kencang di Sejumlah Lokasi

Bantuan diprioritaskan untuk rumah rusak berat

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan, Akhmad Dhofir Rosidi saat diwawancarai di ruang kerjanya, Selasa (23/12/2025).

PAMEKASAN, MADURANET – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pamekasan menyiapkan bantuan material bagi warga Desa Bettet, Kecamatan Pamekasan, yang rumahnya rusak akibat hujan deras disertai angin kencang beberapa hari lalu.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Pamekasan Akhmad Dofir Rosidi mengatakan pihaknya akan menyalurkan bantuan ke sejumlah titik yang dinilai membutuhkan penanganan segera.

“Kami akan mengirim material bantuan ke beberapa titik yang memang dinilai emergency,” kata Dofir, Minggu (8/3/2026).

Menurut dia, bantuan tersebut akan disalurkan berdasarkan hasil pendataan kerusakan yang dilaporkan oleh pemerintah desa setempat.

BPBD, kata dia, akan memprioritaskan warga yang mengalami kerusakan rumah cukup parah dan memiliki keterbatasan kemampuan untuk melakukan perbaikan secara mandiri.

“Yang akan dikirim sesuai data kerusakan, terutama yang rusak berat dan warga yang tidak mampu,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Desa Bettet Kusmawardi menjelaskan bahwa pemerintah desa telah melaporkan kejadian tersebut kepada dinas terkait pada hari yang sama saat bencana terjadi.

Ia mengatakan hujan deras disertai angin kencang melanda wilayahnya pada Kamis (5/3/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.

“Sekitar jam 16.00 kejadiannya. Karena bertepatan dengan waktu buka puasa, saya ke lokasi setelah buka puasa,” kata Kusmawardi.

Menurut dia, laporan resmi mengenai kejadian tersebut sudah disampaikan kepada instansi terkait sekitar pukul 19.00 WIB pada hari yang sama.

Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa angin kencang menyebabkan sejumlah atap rumah dan dapur warga rusak.

Beberapa warga yang terdampak antara lain M Suja’i dan Jumaati yang tinggal di Dusun Tengah RT 003 RW 003. Selain itu, kerusakan juga dialami warga Dusun Gantongan, yakni Sutini (RT 003 RW 001) dan Subaidah (RT 001 RW 001).

Ia juga menjelaskan bahwa proses penyaluran bantuan bencana memerlukan tahapan pendataan dan koordinasi dengan instansi terkait sehingga tidak dapat langsung diberikan pada saat kejadian.

Exit mobile version