• Terkini
  • Trending
  • Semua

Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih, Pamekasan Didorong Perkuat Inovasi 3R

3 bulan lalu
Jualan Sabu di Warung Warga Sampang Diciduk Satresnarkoba Pamekasan

Jualan Sabu di Warung Warga Sampang Diciduk Satresnarkoba Pamekasan

1 hari lalu

Kompak bersama DPRD Predikat WTP ke-12 Dipertahankan Pemkab Pamekasan

1 hari lalu

Pemkab Pamekasan Bantu 250 Drum Aspal untuk Jalan Swadaya

2 hari lalu

Empat Lokasi Masuk Kandidat Lahan Sekolah Rakyat Pamekasan

2 hari lalu

Bupati Desak Disdikbud Pamekasan Gerak Cepat

3 hari lalu

BLT DBHCHT 2026 Pamekasan Hanya untuk Buruh Pabrik Rokok

5 hari lalu

Polres Pamekasan Jaring 16 Motor Modifikasi Drag di Malam Takbiran 

5 hari lalu

MTs Kyai Mudrikah Kembang Kuning Resmi Berdiri, Usung Konsep Madrasah Ramah Anak 

5 hari lalu

Tergiur Umrah Murah Rp 18,5 Juta, Belasan Calon Jemaah di Pamekasan Gagal Berangkat 

5 hari lalu

Pengusaha Rokok Madura Tolak SKM Layer 3 Berlaku Nasional, Bupati Siapkan Tim Perumus ke Jakarta

5 hari lalu

Bupati Pamekasan Raih Penghargaan Nasional dari Kemendikdasmen

6 hari lalu

Pamekasan Dapat Jatah 20 Revitalisasi Sekolah dari Kemendikdasmen

6 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Minggu, Mei 31, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Politik Pemerintahan

Raih Sertifikat Menuju Kabupaten Bersih, Pamekasan Didorong Perkuat Inovasi 3R

DLH tekankan pengelolaan sampah berbasis maggot, eco enzym, hingga komposter

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
26 Februari 2026
in Pemerintahan
10 0
0

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pamekasan Supriyanto saat menjelaskan pengolahan sampah Pasar Kolpajung pada Bupati Pamekasan Kholilurrahman.

0
SHARES
103
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Kabupaten Pamekasan didorong untuk terus berinovasi dalam pengelolaan sampah meski telah meraih Sertifikat Menuju Kabupaten/Kota Bersih tahun 2025.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pamekasan Supriyanto mengatakan, capaian tersebut harus menjadi pemicu penguatan sistem pengelolaan sampah berbasis prinsip 3R (reduce, reuse, recycle) serta pengembangan teknologi ramah lingkungan.

“Pamekasan harus terus berinovasi dalam pengelolaan sampah dengan prinsip 3R, pengembangan maggot, eco enzym, komposter, dan lainnya,” ujar Supriyanto, Kamis (26/2/2026).

Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH RI, Hanif Faisol Nurofiq kepada Wakil Bupati Pamekasan H. Sukriyanto dalam Rakornas Pengelolaan Sampah Tahun 2026 di Balai Kartini, Jakarta.

Secara nasional, sebanyak 34 kabupaten/kota menerima Sertifikat Menuju Kabupaten/Kota Bersih. Tahun ini, tidak ada satu pun daerah yang meraih Adipura Kencana maupun Adipura, sehingga sertifikat tersebut menjadi capaian tertinggi dalam penilaian kinerja pengelolaan sampah.

Supriyanto menegaskan, inovasi tidak cukup hanya di tingkat kebijakan. Diperlukan sinergi antara camat, lurah, ketua RT/RW, pengelola TPS3R, serta pegiat lingkungan untuk mewujudkan kebersihan dan keindahan kota.

Ia juga mengingatkan peran masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan dan mulai memilah maupun mengolah sampah secara mandiri atau melalui TPS3R terdekat.

“Jadikan sampah menjadi berkah dan bukan masalah,” katanya.

Dalam Rakornas tersebut, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menyampaikan bahwa capaian pengelolaan sampah nasional saat ini baru mencapai 25 persen. Pemerintah menargetkan peningkatan menjadi 63 persen pada 2026 dan mencapai 100 persen (zero waste) pada 2029.

Karena itu, seluruh kepala daerah diminta serius memperkuat anggaran, SDM, fasilitas, serta capaian kinerja pengelolaan sampah di daerah masing-masing.

Rakornas Pengelolaan Sampah 2026 mengusung tema “Kolaborasi untuk Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah)” dan turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, serta Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Wihaji bersama sejumlah wakil menteri dan gubernur.

Tags: 2025Dinas Lingkungan Hidup PamekasanDLHPamekasanPenghargaan Pengolahan Sampah
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version