• Terkini
  • Trending
  • Semua

Transfer Pusat Naik APBD Pamekasan 2027 Akan Berubah

5 jam lalu

Organisasi Profesi Kesehatan Pamekasan Minta Puskesmas Dilengkapi Pengamanan

9 jam lalu

Indomaret di Palengaan Pamekasan Dibongkar Massa, Berawal dari Penolakan Ulama dan Warga

11 jam lalu

Ibu dan 2 Anaknya di Plakpak Diintimidasi Gerombolan Pria

1 hari lalu

Organisasi Profesi Kesehatan Pamekasan Soroti Etika Penyampaian Aspirasi

1 hari lalu

Tomas Palengaan Datangi Pendopo Bupati Nyatakan Penolakan Pembangunan Indomaret

1 hari lalu

Wagub Jatim Apresiasi SE Bupati Pamekasan ditengah UHC Posisi Cut Off

2 hari lalu

Pemkab Pamekasan Akan Beli Damkar Mini

2 hari lalu
Cek Pelayanan RS Moh Noer Wagub Emil Ajak Staf Tingkatkan Kualitas

Cek Pelayanan RS Moh Noer Wagub Emil Ajak Staf Tingkatkan Kualitas

2 hari lalu

Wagub Jatim Ajak Pemkab Pamekasan Proaktif Cek Desil Warga

2 hari lalu

Muara Jumiang Dangkal, Bupati Pamekasan Dorong Penanganan lewat APBD Jatim 2027

2 hari lalu

80 Pabrik Rokok di Pamekasan Aktif Daftarkan BPJS

2 hari lalu

Viral Parkir Kafe di Halaman Kantor DPRD Pamekasan

2 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Rabu, Oktober 7, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Politik Parlementaria

Transfer Pusat Naik APBD Pamekasan 2027 Akan Berubah

Kepastian kenaikan transfer ke daerah membuat target pendapatan dan belanja dalam draf APBD Pamekasan 2027 harus disesuaikan kembali.

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
7 Oktober 2026
in Parlementaria
9 1
0

Penyampaian Nota Keuangan Bupati Pamekasan di ruang sidang DPRD, Rabu (7/10/2026).

0
SHARES
101
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Pemerintah Kabupaten Pamekasan memastikan, postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2027 akan mengalami perubahan, setelah pemerintah pusat rencanakan kenaikan Transfer ke Daerah (TKD), yang lebih tinggi dibandingkan asumsi dalam draf awal.

Kenaikan transfer tersebut membuat pemerintah daerah harus menyesuaikan kembali sisi pendapatan, belanja, hingga pembiayaan dalam rancangan APBD 2027. Hal tersebut disampaikan melalui Nota Keuangan Bupati Pamekasan di ruang sidang DPRD, Rabu (7/10/2026).

Bupati Pamekasan Kholilurrahman mengatakan APBD 2027 diproyeksikan mengalami kenaikan. Namun, ia belum menyebutkan persentase kenaikan karena angka final masih menjadi pembahasan teknis.

“Insya Allah ada kenaikan sesuai dengan rencana,” kata Kholilurrahman saat ditemui seusai penyampaian Nota Keuangan.

Menurut Bupati, kondisi pengelolaan keuangan daerah pada 2027, diharapkan lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Ia menilai pemerintah pusat mulai memahami tekanan fiskal yang dihadapi daerah dalam menjalankan pemerintahan selama 2026.

“Insya Allah 2027 itu lebih lancar dan lebih baik. Penataan keuangan lebih lancar dan lebih baik,” ujarnya.

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Pamekasan Sahrul Munir menjelaskan, draf awal APBD 2027 disusun sebelum Pemkab menerima surat dari Kementerian Keuangan mengenai besaran TKD.

Karena itu, angka dalam draf awal belum memasukkan kepastian kenaikan transfer dari pemerintah pusat. Setelah besaran TKD diketahui, pemerintah daerah harus melakukan penyesuaian terhadap keseluruhan struktur anggaran.

“Draf APBD ini disusun sebelum ada surat dari Kementerian Keuangan terkait dengan TKD. Jadi nanti dalam pembahasan itu ada banyak perubahan terkait sisi pendapatan, karena sudah ada kepastian bahwa dana transfer ke daerah untuk tahun 2027 itu ada kenaikan,” kata Sahrul.

Ia mengatakan besaran transfer tersebut, lebih tinggi dibandingkan angka yang digunakan dalam penyusunan draf awal. Kondisi itu membuat target pendapatan daerah ikut berubah, kemudian diikuti penyesuaian pada sisi belanja dan pembiayaan.

“Alhamdulillah naik dari tahun, dari draf itu. Kan draf itu berdasarkan tahun lalu. Ternyata setelah ada surat dari Kementerian Keuangan itu ternyata naik,” ujarnya.

Dalam draf awal, Sahrul menyebut pendapatan daerah untuk 2027 berada di kisaran Rp1,7 triliun, sementara belanja diproyeksikan sekitar Rp1,8 triliun. Selisih tersebut ditutup melalui pembiayaan.

Namun, angka tersebut belum menjadi postur final, karena pemerintah masih menyesuaikannya dengan besaran TKD terbaru dari pemerintah pusat.

“Jadi ada perubahan nanti secara pendapatan juga berubah, belanjanya juga menyesuaikan, termasuk pembiayaannya,” pungkas Sahrul.

Tags: APBD 2027DPRD PamekasanKabupaten PamekasanKenaikan Transfer Pusatpenyampaian Nota Keuangan Bupati PamekasanTKD
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version