PAMEKASAN, MADURANET – Bupati Pamekasan Kholilurrahman meninjau pembangunan jembatan swadaya masyarakat di Desa Palengaan Daya, Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan, Rabu (13/10/2026).
Kholilurrahman mengatakan, pembangunan jembatan secara swadaya menunjukkan partisipasi masyarakat, dalam memenuhi kebutuhan infrastruktur, terutama di tengah keterbatasan anggaran pemerintah.
“Ketika anggaran tidak terlalu memadai untuk membangun sektor-sektor pembangunan yang lain, partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan,” kata Kholilurrahman saat meninjau lokasi.
Menurut dia, pembangunan jembatan tersebut hampir rampung. Pemkab Pamekasan selanjutnya, akan mendorong proses peningkatan status jalan, dari jalan desa menjadi jalan kabupaten, sebagai langkah awal penanganan akses jalan di kawasan itu.
Pihaknya menilai, pembangunan jembatan dan penanganan jalan di kawasan itu, perlu ditindaklanjuti melalui koordinasi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat.
Di waktu yang sama, Ketua panitia pembangunan jembatan, Ahmad Sayuti, mengatakan, jembatan tersebut memiliki panjang sekitar 25 meter dengan lebar 4 meter. Pembangunannya menghabiskan dana sekitar Rp 300 juta yang dihimpun melalui swadaya masyarakat.
“Dana Rp 300 juta itu masih ada utang di toko. Masyarakat masih berusaha mencari dana untuk menutupi utang tersebut,” ujar Sayuti.
Dia berharap pemerintah daerah segera menindaklanjuti peningkatan status jalan setelah pembangunan jembatan selesai. Menurut Sayuti, akses tersebut merupakan jalur penghubung antara Kabupaten Pamekasan dan Kabupaten Sampang.
Dia juga memaparkan, selain jembatan, masyarakat juga berencana memperbaiki jalan yang rusak sepanjang kurang lebih 3 kilometer.
Sayuti berharap, dukungan pemerintah dapat mengurangi beban pembiayaan warga, sekaligus memperlancar aktivitas ekonomi dan pendidikan.













