IBS PKMKK Undang Siswa SIKL Lanjut Studi ke Indonesia

Skema beasiswa KBRI Malaysia didorong untuk perluas akses pendidikan

Foto bersama atara Shohehuddin (pegawai KBRI Kuala Lumpur) dengan delegasi IBS PKMKK dipimpin oleh Ustadz Mochammad Cholid Wardi, Direktur Pengembangan Bahasa dan Kajian Kitab Kuning, didampingi Heni Listiana, Direktur Pengembangan Soft Skill dan Literasi, serta Zilvania Qadrun Nada, Ketua Pengurus Santri Putri IBS PKMKK.

KUALA LUMPUR, MADURANET — Islamic Boarding School Padepokan Kyai Mudrikah Kembang Kuning (IBS PKMKK) Madura terus memperluas kiprahnya di kancah internasional. Dalam kunjungan kerja ke Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL), Selasa (7/10/2025).

Rombongan IBS PKMKK secara resmi mengundang para siswa SIKL untuk melanjutkan studi ke Indonesia melalui skema beasiswa khusus yang difasilitasi oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Malaysia.

Rombongan IBS PKMKK dipimpin oleh Mochammad Cholid Wardi, didampingi oleh Shohehuddin, pegawai KBRI Kuala Lumpur. Kunjungan ini menjadi bagian dari langkah strategis IBS PKMKK dalam memperkenalkan model pendidikan terpadu berbasis pesantren yang menggabungkan keunggulan akademik, spiritualitas keislaman, dan kecakapan global.

“Kami membuka pintu selebar-lebarnya bagi siswa SIKL yang ingin melanjutkan studi ke IBS PKMKK melalui skema beasiswa kerja sama dengan KBRI. Kami siap berkolaborasi untuk mencetak generasi yang literat, religius, dan berdaya saing global,” ujar Mochammad Cholid Wardi di sela kunjungan tersebut.

Pihak KBRI Kuala Lumpur menyambut positif inisiatif IBS PKMKK tersebut. Shohehuddin, perwakilan KBRI yang mendampingi rombongan, menilai langkah ini selaras dengan komitmen pemerintah Indonesia untuk memperluas akses pendidikan bagi pelajar Indonesia di luar negeri.

“Inisiatif dari IBS PKMKK ini sangat strategis. Dengan adanya skema beasiswa yang difasilitasi KBRI, kami berharap tidak ada lagi kendala bagi pelajar di sini untuk melanjutkan pendidikan unggulan di Indonesia,” tutur Shohehuddin.

Selain memperkenalkan sistem pendidikan berbasis integrasi agama dan sains, delegasi IBS PKMKK juga berdialog dengan para siswa SIKL mengenai peluang studi, program literasi santri, serta capaian IBS PKMKK yang telah menerbitkan 174 buku ber-ISBN karya siswa tingkat SMP.

Direktur Utama IBS PKMKK, Achmad Muhlis, menyampaikan bahwa kerja sama ini akan ditindaklanjuti melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan perjanjian kerja sama (MoA) antara IBS PKMKK, KBRI Malaysia, dan SIKL.

“Kami menyambut baik dukungan KBRI Malaysia. Ini adalah langkah konkret diplomasi pendidikan dalam memperjuangkan kesetaraan akses belajar tanpa memandang latar belakang ekonomi, budaya, atau ras,” kata Muhlis, Rabu (8/10/2025).

Muhlis menambahkan, kerja sama ini merupakan bagian dari misi IBS PKMKK untuk memperjuangkan kesetaraan pendidikan bagi semua kalangan.

“Kami ingin memastikan bahwa pendidikan unggul bisa dirasakan oleh siapa pun, dari yatim hingga anak pejabat, tanpa perbedaan fasilitas dan kesempatan,” ujarnya.

Exit mobile version