• Terkini
  • Trending
  • Semua

Hadapi Akreditasi UIN Madura Perkuat Riset Berbasis Kearifan Lokal

8 bulan lalu

Bupati Pamekasan Optimistis Persepam Melaju Mulus di Liga 4

9 jam lalu

Tundukkan Persipuncak Persepam Kokoh di Puncak Grup O Liga 4 Piala Presiden

11 jam lalu

Korwil MBG Pamekasan Ingin Tuduhan Negatif Kepadanya Diproses Hukum Tuntas

12 jam lalu

Akademisi Soroti Rencana Pengembangan Proyek Lapangan Gas Paus Biru

14 jam lalu

Potensi Energi Melimpah, Madura Masih Dihadapkan pada Tantangan SDM dan Kesejahteraan

18 jam lalu

Pamekasan Tanam 370 Pohon di Hari Lingkungan Hidup Se-Dunia 2026

2 hari lalu

Bea Cukai Sarankan Pengusaha Dalami Data terkait Tuntutan Tarif SKM III Khusus Madura

2 hari lalu

PT. POMI Paiton Dorong IBS PKMKK Kembangkan Ekonomi Sirkular Berbasis Kearifan Lokal

2 hari lalu

Tabrakan Dua Motor di Desa Trasak Pamekasan Tewaskan Dua Pemuda

3 hari lalu

Persepam Kunci Tiket 32 Besar Liga 4 Nasional Usai Tundukkan Persak Kebumen

3 hari lalu

Pengusaha Tembakau dan Rokok Madura Ingin Cukai SKM Golongan Tiga hanya di Madura Saja

3 hari lalu

Pemkab dan Pengusaha Rokok Pamekasan Rencana ke Jakarta Respon Pemberlakuan Cukai Kelas III

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Minggu, Juni 7, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Pendidikan

Hadapi Akreditasi UIN Madura Perkuat Riset Berbasis Kearifan Lokal

UIN Madura dituntut memperkuat riset berbasis kearifan lokal, mulai dari studi kebudayaan, pengembangan ekonomi pesantren, hingga kajian sosial masyarakat pesisir.

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
4 Oktober 2025
in Pendidikan
14 0
0

Asesmen Lapangan Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) di Universitas Islam Negeri (UIN) Madura, Sabtu (4/10/2025).

0
SHARES
142
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET — Asesmen Lapangan Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) di Universitas Islam Negeri (UIN) Madura awal pekan ini bukan sekadar agenda administratif. Di balik rangkaian asesmen, terselip pertanyaan penting: ke mana arah kampus Islam negeri pertama di Pulau Garam ini akan bergerak?.

Rektor UIN Madura, Saiful Hadi, menegaskan bahwa kampusnya tidak bisa hanya berdiam diri dalam lingkaran kultural lokal.

“Identitas keislaman, budaya Madura, dan kearifan lokal adalah modal dasar kita. Tapi pengembangannya tidak boleh berhenti di wilayah sendiri. Kita harus hadir dan bersaing dalam ekosistem global,” ujarnya saat mendampingi tim asesor, Sabtu (4/10/2025).

Di satu sisi, kampus ini dituntut memperkuat riset berbasis kearifan lokal, mulai dari studi kebudayaan, pengembangan ekonomi pesantren, hingga kajian sosial masyarakat pesisir. Di sisi lain, tuntutan tata kelola modern, akuntabilitas, dan jejaring internasional menjadi keharusan agar kampus tidak terisolasi.

“Akreditasi bukan sekadar penilaian, tetapi cermin untuk melompat lebih jauh,” tegas Saiful Hadi.

Konsep itu tampak dalam arah kebijakan kampus: mendorong publikasi riset bereputasi, memperluas jejaring akademik lintas negara, dan memperkuat tata pamong kelembagaan.

Akreditasi kali ini bukan hanya urusan akademik. UIN Madura juga menyentuh dimensi sosial. Kehadiran Bupati Pamekasan, Kholilurrahman, dalam rangkaian asesmen menunjukkan kampus dipandang sebagai institusi strategis, bukan hanya bagi dunia pendidikan, tetapi juga pembangunan daerah.

“Tridharma tidak berhenti di tataran formal semata. Mutu tata pamong, kebermanfaatan riset, dan kedekatan dengan masyarakat berjalan beriringan,” kata Kholilurrahman.

Ia menyoroti kiprah alumni UIN Madura yang kini tersebar di berbagai sektor, baik pendidikan, birokrasi, keagamaan, ekonomi kreatif, hingga gerakan sosial. Peran mereka dianggap memberi dampak nyata pada perubahan sosial di Madura.

“Kontribusi UIN Madura telah dirasakan masyarakat. Kampus ini punya tanggung jawab moral dan intelektual untuk menjaga nilai, membangun kesejahteraan, dan memperkuat masa depan Madura,” tegasnya.

APT kali ini dipandang sebagai momen reflektif. Sinergi antara kampus dan pemerintah daerah membuka ruang bagi penguatan jati diri lokal sekaligus persiapan menghadapi standar global.

Rangkaian asesmen APT menunjukkan keselarasan visi antara pimpinan kampus dan pemerintah daerah, menguatkan identitas lokal, menjaga kiprah sosial, memperbaiki tata kelola, dan naik kelas dalam persaingan global.

Tags: APTBAN PTBupati KholilurrahmanKEMENAG RIUIN Madura
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version