PAMEKASAN, MADURANET – Puluhan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, telah menyelesaikan verifikasi dan validasi (verval) dan dinyatakan siap beroperasi.
Komandan Kodim 0826 Pamekasan Letkol Kav. Agus Wibowo Hendratmoko mengatakan, proses verval dilakukan, bersama Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Ketenagakerjaan (Diskop UKM Naker), serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait lainnya.
”Sebanyak 74 titik Koperasi telah melakukan verval bersama Dinas Koperasi dan Opd terkait lainnya,” ujarnya.
Ia menilai, langkah ini bertujuan memastikan kesiapan koperasi, sebelum beroperasi sesuai petunjuk Kementerian Koperasi.
“Dalam waktu dekat, Dinas Koperasi akan menggelar pelatihan bagi 135 bendahara sesuai petunjuk dari Kementerian Koperasi,” tambahnya.
Agus menjelaskan, pembangunan KDKMP direncanakan menjangkau 189 desa dan kelurahan di Pamekasan. Namun, delapan titik masih terkendala ketersediaan lahan, sehingga membutuhkan koordinasi lebih lanjut dengan pemerintah daerah.
“Untuk Kabupaten Pamekasan, pembangunan koperasi dilaksanakan di 181 desa, dari total 189 desa,” ujarnya.
Ia memaparkan, dari rencana pembangunan tersebut, sebanyak 180 unit dilaporkan telah rampung, sedangkan satu unit lainnya masih dalam tahap pengerjaan. Pihaknya memastikan, pembangunan yang tersisa segera diselesaikan sesuai ketentuan.
“Satu kopdes masih dalam proses pembangunan, tetapi segera selesai. Adapun delapan titik yang belum memiliki lahan, kami terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah agar segera ditemukan solusi,” kata Agus.
Sementara itu, Kepala Diskop UKM Naker Pamekasan Salehoddin mengatakan, pihaknya telah melakukan verval setelah menerima arahan dari Kementerian Koperasi.
”Sudah melakukan verval, dan hasilnya telah dilaporkan melalui aplikasi yang disediakan,” katanya.
Salehoddin menambahkan, pelatihan bagi bendahara KDKMP, dijadwalkan berlangsung pada 26–28 Oktober 2026, sesuai arahan kementerian.
“Seusai arahan kementerian, tanggal 26 hingga 28 Oktober nanti akan digelar pelatihan untuk bendahara,” pungkasnya.













