PAMEKASAN, MADURANET – Bupati Pamekasan Kholilurrahman membantah tudingan yang menyebut dirinya membelikan rumah dan mobil mewah untuk istri mudanya menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Tudingan itu ditulis di salah satu media online tanpa narasumber dan klarifikasi kepada Bupati Kholilurrahman. Bahkan, sejumlah akun tiktok ikut menyebarkannya.
Kholilurrahman mengaku enggan menanggapi isu tersebut, karena dinilai isu jalanan yang sengaja dimainkan untuk memancing opini publik. Ia menyebut, isu tersebut tidak benar, baik menggunakan dana pribadi maupun dana pemerintah daerah.
“Maaf, saya sebenarnya tidak mau berkomentar terkait hal itu, sebab saya kira itu isu jalanan dan murahan. Baik menggunakan dana pribadi, apalagi APBD, itu sama sekali tidak benar,” kata Kholilurrahman saat ditemui di kediamannya, Jumat (15/5/2026).
Menurut dia, semakin menanggapi isu semacam itu, justru akan memunculkan polemik baru yang berkelanjutan dan masuk kedalam perangkap yang disiapkan.
“Kalau saya ikut berkomentar, nanti akan muncul isu lain lagi. Kalau tidak berkomentar dianggap benar,” katanya.
Mantan anggota DPR RI itu memilih tidak larut dalam polemik dan lebih fokus menjalankan tugas sebagai kepala daerah. Ia bahkan mengaku sejak menjabat sebagai bupati justru mengalami penurunan pendapatan dan tidak memiliki waktu banyak untuk istirahat.
Kholilurrahman menilai tudingan tersebut tidak masuk akal, karena lokasi rumah yang disebut-sebut berada di wilayah Kelurahan Kangenan, Pamekasan yang secara geografis masih berdekatan dengan kediaman dan pesantrennya.
“Hingga saat ini saya belum terlintas untuk membeli mobil mewah. Saya juga tidak punya mobil pribadi karena sudah dihibahkan ke yayasan. Rumah pribadi saya dibangun tahun 2001 dan belum tersentuh renovasi,” ucapnya tegas.
Menurut dia, apabila isu tersebut benar, maka aparat penegak hukum tentu dapat menelusuri dan membuktikannya.
“Kalau nanti ditindaklanjuti dan tidak ditemukan bukti apa-apa, maka biar masyarakat tahu kalau itu hoaks,” katanya.
Meski demikian, ia mengaku tidak terlalu mempersoalkan isu yang berkembang di tengah masyarakat.
“Saya malah berterima kasih karena sudah banyak yang berbaik sangka, mengira saya hidup mewah-mewahan,” pungkasnya.
