Disperindag Pamekasan Sidak Pasar Keppo, Pastikan Stok Sapi Jelang Idul Adha Aman

Sekitar 700 ekor sapi tercatat di pasar, pedagang dari luar Madura mulai berdatangan

Kepala Disperindag Pamekasan, Muharram saat sidak bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Galis di Pasar Keppo, Desa Polagan, Selasa (21/4/2026).

PAMEKASAN, MADURANET – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pamekasan melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Keppo, Desa Polagan, Kecamatan Galis, Selasa (21/4/2026), guna memastikan stabilitas pemasaran sapi menjelang Idul Adha 1447 Hijriah.

Usai sidak, Kepala Disperindag Pamekasan, Muharram, menyampaikan, sidak dilakukan bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Galis sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kekurangan stok sapi kurban.

“Kami datang langsung ke lokasi untuk memastikan ketersediaan stok,” ujar Muharram.

Ia menjelaskan, aktivitas perdagangan sapi di Pasar Keppo mulai mengalami peningkatan sejak hari ini. Pedagang, termasuk dari luar Madura, disebut sudah mulai berdatangan.

“Sejak hari ini pasar mulai padat. Pedagang dari luar Madura juga sudah masuk,” katanya.

Pihaknya memaparkan, berdasarkan pendataan sementara, jumlah sapi yang berada di Pasar Keppo mencapai sekitar 700 ekor, dan dipastikan ketersediaan sapi kurban di Pamekasan dalam kondisi aman.

“Bisa dipastikan untuk Hari Raya Idul Adha nanti, Madura khususnya Pamekasan tidak akan kekurangan stok,” ujarnya.

Dengan fenomena tersebut, Muharram mengimbau para pedagang untuk tetap memperhatikan kondisi kesehatan hewan yang diperjualbelikan.

Ia menegaskan agar tidak membawa sapi dalam kondisi sakit ke pasar guna mencegah penyebaran penyakit.

“Kami mengimbau agar tidak membawa sapi sakit ke pasar supaya tidak terjadi penularan secara luas,” ujarnya.

Dari sisi harga, ia menyebut harga daging sapi saat ini masih relatif stabil di kisaran Rp 130.000 per kilogram.

Namun tidak dengan harga sapi, dirinya memaparkan hasil sidak dilapangan bahwa, nilai rupiah sapi di pasaran mulai mengalami kenaikan.

“Kalau biasanya sekitar Rp 11 juta per ekor, sekarang sudah di kisaran Rp 13 juta sampai Rp 14 juta,” pungkas dia.

Exit mobile version