• Terkini
  • Trending
  • Semua
Pengasuh IBS PKMKK Pamekasa, Achmad Muhlis dan Muhammad Holis menyerahkan kenang-kenagan buku tentang pondok pesantren setempat, Sabtu (4/4/2026).

Kakanwil Kemenag Jatim Kunjungi IBS PKMKK, Bahas Eco-Teologi hingga Ekonomi Sirkular

7 bulan lalu

Job Fair Pamekasan Buka Ribuan Lowongan Kerja, Digelar 28-30 Oktober

19 jam lalu

Warga Pegantenan Rasakan Manfaat Program Paduka, Urus KTP Tak Perlu ke Kota

21 jam lalu

Dua Kali Rencana Demo di Polres Pamekasan Batal

22 jam lalu

Bupati Pamekasan dan Haji Her Minta Semua Pihak Menahan Diri soal Perusakan Indomaret

2 hari lalu

74 Koperasi Merah Putih di Pamekasan Siap Beroperasi, 8 Titik Terkendala Lahan

3 hari lalu

Haji Her Tawarkan Diri Carikan Solusi Kasus Perusakan Indomaret di Palengaan

3 hari lalu

Pemkab Pamekasan Perluas Layanan Kependudukan, Warga Pegantenan Tak Perlu Lagi ke Kota

3 hari lalu

Bupati Pamekasan Tinjau Jembatan Swadaya, Dorong Peningkatan Status Jalan Desa

3 hari lalu

Pemkab Pamekasan Sebut TMMD Percepat Pembangunan Desa

4 hari lalu

Dinsos Pamekasan Optimalkan Pemutakhiran Data Bansos Lewat Desa dan Partisipasi Mandiri

4 hari lalu

TMMD ke-130 di Pamekasan Sasar Pembangunan Jalan hingga Bedah 10 Rumah Warga

4 hari lalu

DPO Kasus Dugaan Investasi Bodong di Pamekasan Ditangkap di Bojonegoro

5 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Sabtu, Oktober 17, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Pendidikan

Kakanwil Kemenag Jatim Kunjungi IBS PKMKK, Bahas Eco-Teologi hingga Ekonomi Sirkular

Direktur IBS: Pesantren harus jadi motor perubahan berbasis lingkungan dan ekonomi

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
4 April 2026
in Pendidikan, Peristiwa
10 0
0
Pengasuh IBS PKMKK Pamekasa, Achmad Muhlis dan Muhammad Holis menyerahkan kenang-kenagan buku tentang pondok pesantren setempat, Sabtu (4/4/2026).
0
SHARES
102
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Silaturahmi Kepala Kantor Wilayah Kakanwil Kementerian Agama Jawa Timur, Akhmad Sruji Bahtiar, ke IBS PKMKK di Pamekasan, Sabtu (4/4/2026).

Direktur Utama IBS PKMKK, Achmad Muhlis, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut menjadi momentum penguatan arah baru pengembangan pesantren berbasis lingkungan dan ekonomi berkelanjutan.

Hal itu disampaikan Muhlis usai pertemuan yang berlangsung di lobi gedung utama IBS PKMKK, Kembang Kuning, Sabtu (4/4/2026).

Menurut dia, pertemuan tersebut tidak sekadar silaturahmi, melainkan berkembang menjadi ruang dialog strategis tentang masa depan pesantren di tengah tantangan krisis ekologis dan perubahan ekonomi global.

“Pesantren hari ini tidak cukup hanya menjadi pusat transmisi ilmu agama, tetapi juga harus mengambil peran dalam menjawab persoalan lingkungan dan ekonomi masyarakat,” ujar Muhlis.

Dalam pertemuan tersebut, hadir sejumlah pengasuh IBS PKMKK, di antaranya Mohammad Holis, Abd Rasyid Sufi, Moch Cholid Wardi, Taufiqur Rahman Khafi, Achmad Humaidi, dan Moh Fadil.

Muhlis menjelaskan, salah satu gagasan utama yang dibahas adalah pengembangan pesantren melalui pendekatan eco-teologi dan ekonomi sirkular berbasis metode PAR-ABCD (Participatory Action Research–Asset Based Community Development).

Konsep eco-teologi, kata dia, menekankan kesadaran spiritual bahwa manusia memiliki tanggung jawab menjaga alam sebagai bagian dari nilai keagamaan.

“Pesantren memiliki karakter kuat dalam kesederhanaan dan kemandirian. Itu sejalan dengan prinsip keberlanjutan lingkungan,” kata dia.

Sementara itu, ujarnya, ekonomi sirkular dinilai dapat menjadi model kemandirian pesantren melalui pengelolaan sumber daya secara berkelanjutan, mulai dari produksi hingga daur ulang dalam satu ekosistem.

Muhlis menambahkan, pendekatan PAR-ABCD juga menjadi kunci karena menitikberatkan pada potensi internal komunitas pesantren, seperti santri, alumni, hingga jaringan sosial yang telah terbentuk.

Selain membahas konsep pengembangan, Muhlis juga memaparkan capaian IBS PKMKK, salah satunya produktivitas santri yang berhasil menerbitkan 197 buku ber-ISBN dalam kurun waktu empat tahun.

Menurut dia, capaian tersebut menunjukkan bahwa pesantren mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai tradisionalnya.

Tags: EcoteologyIBS PKMKKKakanwil Kemenag JatimPamekasanpendidikan
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version