• Terkini
  • Trending
  • Semua

I’lan Kitab Kuning Digelar Terbuka di IBS PKMKK

9 bulan lalu
Nilai SPI Pamekasan 79,4, Inspektorat Soroti Pengawasan Internal dan Sosialisasi Antikorupsi

Nilai SPI Pamekasan 79,4, Inspektorat Soroti Pengawasan Internal dan Sosialisasi Antikorupsi

18 jam lalu

Bupati Pamekasan Kholilurrahman: Santri Harus Paham Politik

18 jam lalu

14 Siswa Pamekasan Raih Juara Festival Tunas Bahasa Ibu Jawa Timur 2026

2 hari lalu

Guru MDT di Sumenep Mengaku Insentif Rp 1,48 Juta Dipotong, Kepala Madrasah Janji Kembalikan

2 hari lalu

Dari Jihad Kemerdekaan Menuju Jihad Digital

2 hari lalu

BULOG Madura Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak di Dua Kabupaten

2 hari lalu

Hadapi Kemarau Ekstrim Santri IBS PKMKK Menggelar Salat Istisqa

2 hari lalu

Polisi dan Satpol PP Pamekasan Patroli Enam Tempat Karaoke, Segel Masih Utuh

2 hari lalu

IBS PKMKK Pamekasan Kembangkan Kurikulum Al-Muwahhid, Padukan Tauhid dan Teknologi

2 hari lalu
Haji Her Terpana Puisi Siswi SDN Kowel 3 hingga Berbuah Sumbangan Pembangunan Gedung

Haji Her Terpana Puisi Siswi SDN Kowel 3 hingga Berbuah Sumbangan Pembangunan Gedung

3 hari lalu

Warung Makan di Lahan KAI Pamekasan Hanya Ditutup Sementara

3 hari lalu

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Bupati Pamekasan Minta Pembangunan Daerah Jadi Perhatian

3 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Sabtu, Oktober 24, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Pendidikan

I’lan Kitab Kuning Digelar Terbuka di IBS PKMKK

Santri tidak cukup menguasai materi, tetapi wajib mempertanggungjawabkan pemahaman secara akademik

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
7 Februari 2026
in Pendidikan, Peristiwa
11 0
0

Dokumen IBS PKMKK.

0
SHARES
114
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Islamic Boarding School Padepokan Kyai Mudrikah Kembang Kuning (IBS PKMKK) menggelar i’lan baca kitab kuning metode Al-Fatih secara terbuka di lobi utama gedung pesantren, Jumat (6/2/2026). Kegiatan ini dirancang bukan sekadar seremoni kelulusan, melainkan forum uji publik kompetensi santri.

Direktur Utama IBS PKMKK Achmad Muhlis menuturkan, tradisi i’lan menjadi bentuk legitimasi akademik di lingkungan pesantren. Menurut dia, ilmu tidak boleh berhenti sebagai penguasaan pribadi, tetapi harus bisa diuji secara terbuka.

“I’lan ini bukan agenda internal semata. Ini peristiwa akademik. Ilmu harus dibaca, dipahami, dan dipertanggungjawabkan di depan publik,” kata Muhlis.

Ia menyampaikan, sebanyak sembilan santri, terdiri dari enam putra dan tiga putri, tampil membaca serta menjelaskan isi kitab kuning di hadapan civitas pesantren dengan bimbingan Ustadz K Cholid Wardi.

”Selama ini kitab kuning menjadi simbol otoritas keilmuan Islam klasik. Karena itu, membaca kitab kuning bukan hanya kemampuan bahasa Arab, tetapi juga latihan berpikir kritis, memahami metodologi hukum, hingga membangun etika ilmiah,” ujarnya.

Ia menjelaskan, hal ini diprogramkan untuk menjawab kebutuhan zaman, pesantren menggunakan metode Al-Fatih yang dinilai mampu mempercepat pemahaman tanpa mengurangi kedalaman materi.

“Metode boleh modern, tapi ruh tradisi tetap dijaga. Santri tidak cukup hafal, mereka harus paham dan siap diuji,” ujarnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan i’lan di ruang semi publik sengaja dipilih sebagai simbol keterbukaan. Ilmu, kata dia, tidak seharusnya terkurung di ruang kelas tertutup.

“Pesantren harus akuntabel. Proses belajar bisa disaksikan bersama,” katanya.

Muhlis juga menyoroti keterlibatan santri putri dalam forum tersebut sebagai penegasan bahwa akses akademik di pesantren terbuka setara.

”Kapasitas intelektual tidak ditentukan gender, melainkan kesungguhan belajar,” sahutnya.

Melalui i’lan, Guru Besar Universitas IsIam Negeri (UIN) Madura itu, ingin menanamkan etos intelektual bahwa ilmu memiliki fungsi sosial.

“Ilmu itu bukan untuk disimpan. Harus diuji, dibagikan, dan diabdikan,” pungkas Muhlis.

Tags: IBS PKMKKIBS PKMKK PamekasanKembang KuningMaduraPamekasanpendidikanPesantren
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version