PAMEKASAN, MADURANET – Bupati Pamekasan Kholilurrahman melepas tim Cahaya Muda Pamekasan yang akan berlaga pada final BRI Youth Championship League di BRIlian Stadium Jakarta, Minggu (16/8/2026). Pelepasan berlangsung di Pringgitan Dalam Pendopo Ronggosukowati, Pamekasan, Senin (10/8/2026).
Cahaya Muda Pamekasan yang berada di bawah naungan Persepam berhasil lolos ke putaran final setelah menjadi juara pada kompetisi tingkat regional Jawa Timur. Tim tersebut akan mewakili Regional Office BRI Surabaya di tingkat nasional.
Dalam final tersebut, Cahaya Muda akan bersaing dengan tiga tim lain yang mewakili Regional Office BRI Jakarta, Bandung, dan Bandar Lampung.
Bupati Kholilurrahman mengatakan, keberadaan Cahaya Muda di tingkat nasional menjadi kesempatan untuk membangun kembali pembinaan sepak bola usia muda di Pamekasan. Ia berharap para pemain tidak hanya mempersiapkan kemampuan teknis, tetapi juga mental sebelum menghadapi pertandingan.
“Mental itu harus dipersiapkan sejak awal. Ketika memasuki pertandingan, anak-anak harus mempunyai semangat dan percaya diri,” kata Kholilurrahman.
Menurut dia, para pemain yang berangkat ke Jakarta, membawa nama Pamekasan di dadanya. Karena itu, kemampuan bermain harus diikuti dengan sikap dan etika selama mengikuti kompetisi.
“Para atlet ini adalah duta Pamekasan. Bagaimana gambaran Pamekasan akan dibawa oleh adik-adik para atlet,” ujarnya.
Area Head BRI Pamekasan wilayah Madura Setiawan mengatakan, BRI Youth Championship League merupakan bagian dari kolaborasi BRI dengan Akademi FC Barcelona untuk mendukung pengembangan talenta sepak bola usia muda. Empat tim finalis akan mendapatkan coaching clinic yang dipandu pelatih dari Barca Academy sebelum pertandingan final.
“Dua pelatih yang dijadwalkan memberikan pelatihan tersebut yakni Oviol Font dan Danil Gonzales, yang merupakan pelatih Barca Academy” ucap Setiawan.
Selain memperebutkan gelar juara nasional, kompetisi tersebut juga akan memilih satu pemain terbaik dari empat tim finalis. Pemain terpilih berpeluang mendapatkan pengalaman sepak bola di Barcelona.
“Yang dipilih satu pemain sebagai pemain terbaik. Pemilihannya dilakukan oleh coach dari Barcelona,” kata Setiawan.
Sementara itu, Sekretaris SSB Cahaya Muda Pamekasan M. Sobri mengatakan, timnya membawa 12 pemain ke Jakarta.
Menurut dia, keberhasilan lolos ke tingkat nasional diperoleh setelah Cahaya Muda menjalani pertandingan regional di Surabaya pada April 2026. Tim tersebut kemudian keluar sebagai juara Jawa Timur.
“Alhamdulillah kita juara di Jawa Timur. Jadi kita mewakili ke Jakarta,” ujar Sobri.
