• Terkini
  • Trending
  • Semua
Raih Penghargaan WTP 11 Kali dari BPK RI Bupati Pamekasan Sebut Butuh Kerja Keras Lagi

Raih Penghargaan WTP 11 Kali dari BPK RI Bupati Pamekasan Sebut Butuh Kerja Keras Lagi

1 tahun lalu

Disperindag Pamekasan Layani Perajin Batik dengan Penerbitan NIB Gratis

1 hari lalu

Layanan Data Kependudukan Wilayah Barat Pamekasan Diluncurkan di Kecamatan Proppo

2 hari lalu

Bupati Kholilurrahman Tegaskan Warga Sakit Kritis Langsung ke RS Pembayaran Belakangan

2 hari lalu

MTQ XXXII Pamekasan Ditutup, 807 Peserta Disiapkan Menuju Jawa Timur

2 hari lalu

Pekan Budaya akan Semarakkan Hari Jadi ke-496 Kabupaten Pamekasan

2 hari lalu

Bupati Pamekasan Cek Bantuan Aspal Jalan Swadaya Bermanfaat

2 hari lalu

537 Buruh PT Jawara Internasional Pamekasan Terima BLT DBHCHT

2 hari lalu

Perubahan APBD Pamekasan 2026 Fokus Jalan, Jembatan, dan Layanan Kesehatan

3 hari lalu

3 Tim Peneliti UIN Madura Lolos Pendanaan Riset Indonesia Bangkit 2026

3 hari lalu

Santri PP SABAR Pamekasan Bakal Studi ke China Dalami Kemajuan Teknologi

4 hari lalu

Serapan Garam Pamekasan Baru 54 Persen, Stok 9.310 Ton Masih Tersimpan

4 hari lalu

MTQ XXXII Pamekasan Resmi Dibuka, Bupati: Al-Qur’an Harus Hadir dalam Kehidupan

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Minggu, September 27, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Advertorial

Raih Penghargaan WTP 11 Kali dari BPK RI Bupati Pamekasan Sebut Butuh Kerja Keras Lagi

Penghargaan WTP bukan berarti pengelolaan keuangan bebas dari persoalan, namun dibutuhkan penghitungan yang lebih cermat lagi

oleh Taufiqur Rahman
1 Mei 2025
in Advertorial
13 1
0
Raih Penghargaan WTP 11 Kali dari BPK RI Bupati Pamekasan Sebut Butuh Kerja Keras Lagi

Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman saat menerima doküman hasıl audit BPK dengan predikat Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP)

0
SHARES
138
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Untuk yang kesebelas kalinya, Kabupaten Pamekasan berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk pengelolaan anggaran tahun 2024. Penghargaan diserahkan Kepala BPK Perwakilan Jawa Timur Yuan Candra Djaisin, kepada Bupati Kabupaten Pamekasan, KH. Kholilurrahman, didampingi Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan, Ali Masykur beserta sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Pamekasan, Senin (21/4/2025).

Atas penghargaan tersebut, Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman menjelaskan, capaian tersebut merupakan kerja keras semua elemen pemerintahan yang memiliki komitmen kuat dalam membangun Pamekasan serta mematuhi tata kelola keuangan yang baik.

“Penghargaan sebagai bukti bahwa pengelolaan keuangan dan pembangunan di Pamekasan dijalankan dengan prinsip prinsip transparan, akuntabel dan taat hukum sebagaimana diatur dalam perundang-undangan,” ujar Kiai Kholilurrahman.

Mantan anggota DPR RI ini menambahkan, penghargaan tersebut akan menjadi motivasi bagi Pemkab Pamekasan untuk meningkatkan kualitas kerja, menyukseskan program-program pembangunan dalam mewujudkan sistem pemerintahan yang lebih baik menuju Pamekasan yang maju.

“Kita semakin tertantang untuk menjadikan pengelolaan keuangan dan pembangunan di Pamekasan lebih baik lagi. Jangan sampai prestasi ini menurun di tahun-tahun yang akan datang,” ungkapnya.

Bupati Pamekasan menyampaikan sambutan usai menerima penghargaan opini WTP dari BPK RI untuk yang kesebeles kalinya.

Kepala BPK Perwakilan Jawa Timur Yuan Candra Djaisin menjelaskan, opini WTP yang diberikan BPK merupakan pernyataan profesional pemeriksa mengenai kewajaran penyajian laporan keuangan dan bukan jaminan bahwa pengelolaan keuangan oleh pemerintah daerah sudah terbebas dari adanya fraud atau tindakan kecurangan lainnya.

“Pemeriksaan LKPD Tahun 2024 Pemerintah Kabupaten Pamekasan, masih ditemukan beberapa permasalahan dalam pengelolaan keuangan daerah. Seperti, kekurangan penerimaan daerah atas pendapatan pajak dan retribusi daerah. Serta kekurangan volume dan/atau spesifikasi teknis yang mengakibatkan kelebihan bayar dan terdapat kekurangan penerimaan atas denda keterlambatan dan pengendalian penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang belum memadai,” ungkap Yuan Chandra.

Tags: AkuntabilitasAPBDBPK RIBupatiPamekasanTransparansiWTP
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Taufiqur Rahman

Taufiqur Rahman

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version