PAMEKASAN, MADURANET – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Pamekasan, akan turun ke sejumlah lembaga pendidikan di Pamekasan, memberikan sosialisasi mengenai jaminan perlindungan sosial.
Pencanangan lewat program Goes to Pesantren dan Sekolah ini, menyasar lembaga pendidikan formal maupun non formal, termasuk pondok pesantren. Dalam program ini menanamkan pemahaman sejak dini, jika perlindungan jaminan sosial itu penting, terutama ketika mereka nanti memasuki dunia kerja.
“Kalangan generasi muda, termasuk santri dan pelajar perlu memahami adanya risiko kerja, serta pentingnya perlindungan sosial di masa depan,” ujar Kepala BPJS Ketenagakerjaan Pamekasan, Anita Ardhiana.
Menurut Anita Ardhiana, dalam sosialisasi program Goes to Pesantren dan Sekolah, ia akan memaparkan berbagai kegunaan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Yakni, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun (JP) dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).
Selain itu, memaparkan manfaat kelima program, nantinya juga akan menjelaskan tentang risiko kerja di berbagai sektor. Kemudian ia menguraikan, bagaimana menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan lewat program mandiri.
“Kami berharap dengan program ini, mampu menjangkau pekerja muda di sektor informal yang masih belum terlindungi jaminan sosial. Dan kami yakin, dengan melibatkan pihak sekolah dan pesantren, selain memperluas pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan, juga memperkaya mengenai manfaatnya,” kata Anita Ardhiana, Kamis (29/4/2026).













