• Terkini
  • Trending
  • Semua

Galian C di Desa Kaduara Barat Ditutup Setelah Didemo Warga

11 bulan lalu

594 Ibu Hamil di Pamekasan Alami Kekurangan Energi Kronis

3 jam lalu

Cek Fakta, Disporapar Pamekasan Tegaskan Anggaran Tisu Rp 2,41 Juta Setahun

3 jam lalu

Pembacaan Puisi Anak Yatim Iringi Pembukaan Traditional Pamekasan Culture

4 jam lalu

Dari Buruh Plafon ke Mimbar Doktor, Perjalanan Elman Duro Melawan Keterbatasan

2 hari lalu

Bupati Minta Pamekasan Tidak Bergantung Pemain Bon-bonan

2 hari lalu
Nilai SPI Pamekasan 79,4, Inspektorat Soroti Pengawasan Internal dan Sosialisasi Antikorupsi

Nilai SPI Pamekasan 79,4, Inspektorat Soroti Pengawasan Internal dan Sosialisasi Antikorupsi

3 hari lalu

Bupati Pamekasan Kholilurrahman: Santri Harus Paham Politik

3 hari lalu

14 Siswa Pamekasan Raih Juara Festival Tunas Bahasa Ibu Jawa Timur 2026

4 hari lalu

Guru MDT di Sumenep Mengaku Insentif Rp 1,48 Juta Dipotong, Kepala Madrasah Janji Kembalikan

4 hari lalu

Dari Jihad Kemerdekaan Menuju Jihad Digital

4 hari lalu

BULOG Madura Gelar Gerakan Pangan Murah Serentak di Dua Kabupaten

4 hari lalu

Hadapi Kemarau Ekstrim Santri IBS PKMKK Menggelar Salat Istisqa

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Senin, Oktober 26, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Hukum

Galian C di Desa Kaduara Barat Ditutup Setelah Didemo Warga

Warga terganggu aktivitas malam hari, akses tanah pribadi dilintasi tanpa izin

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
9 Desember 2025
in Hukum, Peristiwa
10 0
0

Potret aktifitas penambangan saat masih beroperasi dua bulan lalu.

0
SHARES
104
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET — Aktivitas galian C di Dusun Tobetoh Timur, Desa Kaduarah Barat, Kecamatan Larangan, Pamekasan, resmi dihentikan setelah warga melakukan aksi protes ke kantor kepala desa sekitar sebulan lalu. Penambangan tersebut dituding mengganggu lingkungan dan diduga tidak mengantongi izin resmi.

Berdasarkan keterangan R, warga setempat, kegiatan penambangan sebelumnya berjalan hingga malam hari. Kondisi itu membuat warga resah karena bising.

“Waktu malam masih ada pengerjaan, sangat mengganggu warga,” ujar R saat ditemui wartawan di depan Gedung Kejaksaan Negeri Pamekasan, Selasa (9/12/2025).

Menurut R, awalnya pihak pengelola menyampaikan kepada warga, bahwa kegiatan tersebut hanya sebatas pemerataan lahan. Namun, aktivitas yang terjadi justru berupa penambangan material galian C.

Dua warga berinisial H dan S diketahui menjadi pihak yang bertugas melakukan sosialisasi kepada masyarakat sekitar. Sementara lahan tambang disebut milik seorang warga berinisial T.

R menyebut dirinya juga terdampak karena sebagian tanah miliknya ikut terkikis galian hingga sekitar satu meter. Ketegangan sempat terjadi ketika warga pemilik tanah menutup akses jalan yang dilalui truk pengangkut hasil tambang.

“Kendaraan truk melewati tanah warga tanpa izin. Saat kami tutup akses, justru ada pemaksaan sampai berujung ancaman kepada keluarga,” ungkapnya.

Ia menggambarkan bekas galian kini membentuk cekungan besar sedalam sekitar 20 meter dengan keliling lebih dari 100 meter. Meski berisiko, warga masih memanfaatkan lahan di sekitar jurang untuk bercocok tanam.

“Kalau kantor Kejaksaan Negeri Pamekasan ditaruh di lubang bekas tambang itu, mungkin muat, Pak,” kata R.

Warga berharap aparat penegak hukum dan pemerintah desa memastikan aktivitas tambang serupa tidak terjadi lagi tanpa memperhatikan legalitas dan keselamatan.

“Kami hanya ingin ketenangan dan hak tanah kami dihormati,” tegasnya.

Sementara itu, anggota Komisi II DPRD Pamekasan, Faridi, menilai aktivitas galian C ilegal turut memperburuk kondisi lingkungan. Ia menyebut kerusakan tersebut berpotensi mengurangi daya serap air dan menjadi salah satu penyebab banjir ketika hujan deras mengguyur wilayah Pamekasan.

Tags: Desa Kaduarah BaratDusun Tobetoh TimurIlegal. Galian CKecamatan LaranganPamekasanpolres PamekasanPolsek Larangan
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version