• Terkini
  • Trending
  • Semua

Beragam Persepsi Penerapan UHC di Pamekasan Ciptakan Layanan Kurang Tepat

11 bulan lalu

Haji Her Raih CNN Indonesia Awards 2026 atas Kontribusi bagi Petani Madura

2 hari lalu

PLN Minta Maaf atas Gangguan Listrik di Pamekasan, Sebut Penyebab Harus Dipastikan di Lokasi

2 hari lalu

Dua Guru MTs Kyai Mudrikah Pamekasan Raih Juara Kompetisi Inovasi Pembelajaran

2 hari lalu

Pamekasan Finalisasi Perencanaan Program LSDP, Siapkan Penanganan Sampah dari Hulu

2 hari lalu

Tegangan Listrik Tak Stabil, Warga Pamekasan Keluhkan AC hingga Kulkas Rusak

2 hari lalu

Polres Pamekasan Larang Pengisian BBM Subsidi Pakai Jerigen dengan Barcode Kendaraan

3 hari lalu

UHC Prioritas Pamekasan Sasar Warga Desil 1-7

3 hari lalu

Pamekasan Bentuk Tim Akselerasi PAD, Bidik Optimalisasi Pajak dan Retribusi

4 hari lalu

Pemkab Sisihkan APBD Demi Pelayanan Kesehatan Gratis untuk Semua

4 hari lalu

Oréng Seppo Paḍâbuna, Oréng Ngodâ Panḍâbâna, Ketika Guru Kehilangan Kebijaksanaan dan Murid Kehilangan Kepercayaan Diri

4 hari lalu

Masyarakat Apresiasi Bupati Pamekasan, Malam Kemilau Madura Dinilai Hidupkan Budaya Lokal

5 hari lalu

Libatkan 84 Orang Binaan, Dinkes Pamekasan Gelar Festival Kesehatan Mental

5 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Senin, November 9, 2026
28 °c
Pamekasan
30 ° Sen
29 ° Sel
29 ° Rab
30 ° Kam
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Politik Pemerintahan

Beragam Persepsi Penerapan UHC di Pamekasan Ciptakan Layanan Kurang Tepat

Bupati dorong satu pemahaman UHC dan verifikasi ulang penerima bantuan kesehatan

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
6 Desember 2025
in Pemerintahan, Politik
10 0
0

Bupati Kholilurrahman menghadiri Loka Karya Serap Aspirasi Pemkab Pamekasan bersama Ikatan Kepala Desa (IKASA) Kecamatan Pasean di Desa Dumpo Barat, Rabu (3/12/2025).

0
SHARES
103
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET — Pemerintah Kabupaten Pamekasan menaruh perhatian serius terhadap layanan kesehatan masyarakat, terutama terkait pelaksanaan Universal Health Coverage (UHC) yang disebut masih menimbulkan kebingungan di lapangan.

Hal ini disampaikan Bupati Pamekasan Kholilurrahman dalam Loka Karya Serap Aspirasi bersama Ikatan Kepala Desa (IKASA) Kecamatan Pasean di Desa Dumpo Barat, Rabu (3/12/2025).

Menurut Bupati, perbedaan pemahaman antar wilayah mengenai UHC berpotensi menghambat pemerataan pelayanan.

“UHC ini masih simpang siur, jadi pemahaman wilayah selatan dan utara berbeda, pemahaman barat dan timur berbeda,” ujarnya.

Untuk itu, pihaknya berencana menggelar pertemuan bersama BPJS Kesehatan, OPD terkait, dan organisasi kepala desa untuk memastikan keselarasan kebijakan di seluruh Pamekasan.

Bupati juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten telah menyiapkan langkah pengetatan agar anggaran layanan kesehatan menjadi lebih tepat sasaran.

Sebagian solusi yang ditawarkan adalah melakukan verifikasi ulang penerima manfaat.

“Verifikasi yang dulu dilaksanakan, bisa men filter kira-kira 5.000 jiwa, dari NIK ganda dan masyarakat yang sudah meninggal. alhamdulillah dari itu kita bisa hemat 4 miliar,” kata Bupati.

Langkah verifikasi ulang tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi beban anggaran, sehingga kebutuhan layanan kesehatan gratis dapat tetap terpenuhi.

“Kita berharap dengan beberapa langkah-langkah itu kita mendapatkan solusi sehingga dengan demikian masyarakat akan bisa menikmati kembali pelayanan kesehatan gratis,” tegasnya.

Solusi selanjutnya ialah meningkatkan cakupan jaminan sosial, Bupati akan mendorong perusahaan dan pabrikan rokok agar mendaftarkan karyawan ke BPJS Ketenagakerjaan.

“Kita akan meminta para pengusaha terutama pengusaha rokok agar supaya karyawannya dimasukkan di dalam BPJS Ketenagakerjaan,” katanya.

Tak hanya itu, Pemkab juga telah bersurat ke pemerintah pusat dan Pemprov Jawa Timur untuk memperluas dukungan pembiayaan program kesehatan masyarakat miskin.

Di hadapan para kepala desa, Bupati menekankan bahwa sektor kesehatan merupakan salah satu prioritas utama pemerintahan saat ini. Pemerintah akan memastikan masyarakat tetap mendapatkan jaminan layanan yang layak.

“Ini harus kita lakukan, tidak boleh tidak untuk membantu masyarakat miskin desil 1 sampai desil 5,” tutupnya.

Tags: Bupati PamekasanIKASALayanan Kesehatan PamekasanPemerintah kabupaten PamekasanUHC Pamekasan
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Go to mobile version