• Terkini
  • Trending
  • Semua
Arek Lancor Menyala Jadi Ikon Malam Kota Pamekasan

Rektor UIN Madura: Arek Lancor Tetap Jadi Ruang Publik Bukan untuk PKL

1 tahun lalu

Haji Her Raih CNN Indonesia Awards 2026 atas Kontribusi bagi Petani Madura

12 jam lalu

PLN Minta Maaf atas Gangguan Listrik di Pamekasan, Sebut Penyebab Harus Dipastikan di Lokasi

12 jam lalu

Dua Guru MTs Kyai Mudrikah Pamekasan Raih Juara Kompetisi Inovasi Pembelajaran

1 hari lalu

Pamekasan Finalisasi Perencanaan Program LSDP, Siapkan Penanganan Sampah dari Hulu

1 hari lalu

Tegangan Listrik Tak Stabil, Warga Pamekasan Keluhkan AC hingga Kulkas Rusak

1 hari lalu

Polres Pamekasan Larang Pengisian BBM Subsidi Pakai Jerigen dengan Barcode Kendaraan

1 hari lalu

UHC Prioritas Pamekasan Sasar Warga Desil 1-7

2 hari lalu

Pamekasan Bentuk Tim Akselerasi PAD, Bidik Optimalisasi Pajak dan Retribusi

2 hari lalu

Pemkab Sisihkan APBD Demi Pelayanan Kesehatan Gratis untuk Semua

3 hari lalu

Oréng Seppo Paḍâbuna, Oréng Ngodâ Panḍâbâna, Ketika Guru Kehilangan Kebijaksanaan dan Murid Kehilangan Kepercayaan Diri

3 hari lalu

Masyarakat Apresiasi Bupati Pamekasan, Malam Kemilau Madura Dinilai Hidupkan Budaya Lokal

3 hari lalu

Libatkan 84 Orang Binaan, Dinkes Pamekasan Gelar Festival Kesehatan Mental

3 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Sabtu, November 7, 2026
29 °c
Pamekasan
30 ° Ming
30 ° Sen
29 ° Sel
29 ° Rab
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Ekonomi

Rektor UIN Madura: Arek Lancor Tetap Jadi Ruang Publik Bukan untuk PKL

Nilai historis dan fungsi edukasi dinilai harus dipertahankan

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
29 Oktober 2025
in Ekonomi
12 1
0
Arek Lancor Menyala Jadi Ikon Malam Kota Pamekasan

Taman Arek Lancor menjadi tongkrongan baru di dalam kota setelah dibuat menyala oleh Pemkab Pamekasan.

0
SHARES
129
VIEWS

PAMEKASAN,MADURANET — Rencana sebagian pedagang kaki lima (PKL) untuk kembali membuka aktivitas perdagangan di kawasan Arek Lancor mendapat tanggapan dari berbagai pihak. Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Madura, Saiful Hadi, menegaskan bahwa Arek Lancor semestinya dipertahankan sebagai ruang publik yang bersih dan edukatif.

Rektor menilai kondisi Arek Lancor jauh lebih baik setelah tidak ditempati PKL.

“Arek Lancor sudah terlihat lebih bagus semenjak tidak ada PKL di sana. Fungsinya sebagai ruang publik kini lebih terasa,” ujarnya Selasa (29/10/2025).

Ia menjelaskan, Arek Lancor telah berfungsi sebagai ruang rekreasi keluarga, tempat bermain anak-anak, hingga fasilitas olahraga bagi remaja. Oleh karena itu, menurutnya, pemanfaatan ruang terbuka tersebut harus tetap diarahkan pada kegiatan publik yang positif.

“Arek Lancor memang seharusnya menjadi ruang hijau yang bersih dan nyaman untuk anak-anak belajar,” kata Saiful.

Selain itu, ia mengingatkan bahwa kawasan tersebut memiliki potensi edukasi yang besar. Di lokasi itu terdapat museum yang, menurutnya, dapat dimaksimalkan sebagai sarana peningkatan literasi masyarakat.

“Harusnya yang digagas adalah bagaimana memaksimalkan museum itu dengan menjadikan Arek Lancor tempat yang nyaman dan berlingkungan edukatif,” ucapnya.

Ia juga menyinggung keberadaan rumah ibadah yang menambah nilai religius kawasan tersebut.

“Di sana ada masjid dan gereja. Ini nilai religius yang harus dijaga,” tegasnya.

Saiful menilai, jika kawasan Arek Lancor kembali dibuka untuk PKL, maka dikhawatirkan wajah pusat kota akan kembali seperti sebelumnya.

“Kalau kembali dibuka, kita akan melihat kondisi pusat kota ini seperti sebelumnya,” katanya.

Pandangan serupa disampaikan oleh warga yang ditemui di lokasi. Ibrahim Arrizal (23), warga Palengaan, sekaligus mantan ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Manajemen Pendidikan IsIam (MPI), menuturkan bahwa Arek Lancor bukan sekadar taman kota, tetapi juga kawasan sejarah yang harus dihormati.

“Arek Lancor bukan sekadar ruang hijau. Di sini terkubur para syuhada yang berjuang demi tanah ini,” ujarnya, Selasa (29/10/2025).

Menurut Ibrahim, Tugu Garuda yang menjulang menjadi simbol perjuangan para syuhada, mereka sudah mengorbankan jiwa dan raga. Karena itu ia menolak jika kawasan tersebut kembali dipadati lapak PKL.

“Itu kuburan para syuhada, masak mau diisi orang jual pop ice, makanan, dan mainan,” katanya menegaskan.

Ia mengakui pentingnya pemberdayaan ekonomi masyarakat kecil, namun menilai hal tersebut harus dilakukan tanpa mengorbankan nilai historis.

Ia menyarankan agar PKL memanfaatkan lokasi lain yang telah disediakan pemerintah, “PKL bisa jualan di tempat yang sudah disediakan pemerintah,” ungkapnya.

Suasana Arek Lancor waktu pagi, Selasa (29/10/2025) tampak ramai. Sejumlah anak sekolah dasar terlihat bermain di area taman, sementara sekelompok remaja memanfaatkan ruang publik itu untuk berolahraga. Beberapa keluarga juga terlihat duduk menikmati suasana pusat kota.

Kawasan yang pernah menjadi pusat aktivitas PKL itu kini tampil lebih lapang, meski sarat perdebatan mengenai arah pemanfaatannya ke depan.

Tags: Arek LancorMuseum Mandilaras PamekasanPKL Pamekasanrektor UIN Madura
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Go to mobile version