• Terkini
  • Trending
  • Semua

Penyebar Video Viral Emak-Emak Melawan Satgas Pemberantasan Rokok Ilegal Seorang Sales Rokok

8 bulan lalu

Bupati Pamekasan Optimistis Persepam Melaju Mulus di Liga 4

8 jam lalu

Tundukkan Persipuncak Persepam Kokoh di Puncak Grup O Liga 4 Piala Presiden

11 jam lalu

Korwil MBG Pamekasan Ingin Tuduhan Negatif Kepadanya Diproses Hukum Tuntas

12 jam lalu

Akademisi Soroti Rencana Pengembangan Proyek Lapangan Gas Paus Biru

14 jam lalu

Potensi Energi Melimpah, Madura Masih Dihadapkan pada Tantangan SDM dan Kesejahteraan

18 jam lalu

Pamekasan Tanam 370 Pohon di Hari Lingkungan Hidup Se-Dunia 2026

2 hari lalu

Bea Cukai Sarankan Pengusaha Dalami Data terkait Tuntutan Tarif SKM III Khusus Madura

2 hari lalu

PT. POMI Paiton Dorong IBS PKMKK Kembangkan Ekonomi Sirkular Berbasis Kearifan Lokal

2 hari lalu

Tabrakan Dua Motor di Desa Trasak Pamekasan Tewaskan Dua Pemuda

3 hari lalu

Persepam Kunci Tiket 32 Besar Liga 4 Nasional Usai Tundukkan Persak Kebumen

3 hari lalu

Pengusaha Tembakau dan Rokok Madura Ingin Cukai SKM Golongan Tiga hanya di Madura Saja

3 hari lalu

Pemkab dan Pengusaha Rokok Pamekasan Rencana ke Jakarta Respon Pemberlakuan Cukai Kelas III

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Minggu, Juni 7, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa

Penyebar Video Viral Emak-Emak Melawan Satgas Pemberantasan Rokok Ilegal Seorang Sales Rokok

Pemilik toko, Aisyah Ismail tidak ingin terkenal namun karena videonya viral setelah disebarkan oleh salah satu sales rokok, dirinya merasa dirugikan.

oleh Hasbi Amrullah
14 Oktober 2025
in Peristiwa
12 0
0

Aisyah Ismail, pedagang asal Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan yang spontan menyebut nama Haji Her dan Haji Sugik. Keduanya adalah pengusaha tembakau. Penyebutan kedua tokoh itu oleh Aisyah Ismail dalam video yang viral saat dirinya melawan Satgas pemberantasan rokok ilegal, demi menyelamatkan rokoknya agar tidak disita oleh Satgas.

0
SHARES
124
VIEWS

PAMEKASAN, MADURA – Aisyah Ismail, perempuan asal Kecamatan Palengaan, Kabupaten Pamekasan yang vidoenya viral karena marah-marah kepada satuan petugas pemberantasan rokok ilegal Kabupaten Pamekasan, tidak menyangka bahwa videonya akan viral di berbagai platform media sosial. Video tersebut disebarkan oleh salah satu sales rokok yang biasa memasok rokok ke tokonya.

Aisyah saat didatangi sejumlah media menjelaskan, awalnya video itu hanya dokumen pribadinya. Namun, ada salah satu sales rokok yang meminta untuk merekam video yang ada tersimpan di komputer tokonya. Permintaan itu disetujui oleh Aisyah dan sales rokok tersebut berjanji tidak akan menyebarkannya.

“Saya tidak tahu jika video itu akan disebarkan oleh sales rokok yang minta merekam video di toko saya. Janji dia tidak akan menyebarkannya. Tahunya sudah viral di Tiktok dan Facebook,” ujar Aisyah, Sabtu (11/10/2025).

Atas tersebarnya video tersebut, mantan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Arab Saudi ini mengaku dirugikan. Sebab, identitas dirinya tersebar dan pelaku yang menyebarkan sudah berjanji tidak akan menyebar video tersebut.

“Saya dirugikan karena nama saya tercemar setelah menyebut nama Haji Her dan Haji Sugik secara spontan dalam video itu. Padahal yang dibawa Satgas rokok merk Luffman dan Manchester,” ungkap Aisyah.

Terkait dengan penyebutan nama Haji Her dan Haji Sugik, Aisyah meminta maaf. Permintaan maaf sudah ditulis sendiri dalam selembar kertas yang ditandatangani sendiri oleh Aisyah. Dirinya menyebut nama Haji Her dan Haji Sugik secara spontan, karena ingin menyelamatkan rokok yang ada di tokonya agar tidakdibawa oleh Satgas.

“Saya mohon maaf kepada Haji Her dan Haji Sugik sudah membawa nama kalian. Semoga saya bisa bertemu langsung dengan mereka berdua,” kata Aisyah.

Menurut Aisyah, Haji Her dan Haji Sugik merupakan pengusaha tembakau sukses, yang banyak membantu petani di Madura. Bahkan keduanya banyak membantu orang miskin dan pembangunan pondok pesantren di Indonesia. Jika orang Madura kehilangan dua tokoh tersebut, menjadi kerugian besar bagi masyarakat Madura.

“Berkahnya Haji Her dan Haji Sugik, masyarakat dan petani sejahtera. Pedagang seperti saya kebagian berkah juga karena penjulan di toko juga berjalan lancar,” pungkasnya.

Tags: Haji HerHaji SugikPamekasanSatgas Pemberantasan Rokok IlegalTembakau Madura
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Hasbi Amrullah

Hasbi Amrullah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version