PAMEKASAN, MADURANET – Rencana belanja empat sofa yang nilainya sebesar Rp 116 juta, akhirnya dibatalkan oleh Bupati Pamekasan. Bupati Pamekasan, Kholilurrahman memutuskan untuk mengalihkan anggaran itu ke penerangan di halaman dan Pendopo Ronggosukowati.
Keputusan ini disampaikan Kholilurrahman, dalam keterangan di Peringgitan Dalam Pendopo, Selasa (23/9/2025). Menurutnya, kebutuhan pencahayaan di pendopo dan lingkungannya lebih mendesak ketimbang pengadaan sofa baru.
“Coba datang ke pendopo sekitar jam 20.00 WIB. Ngenes! Apalagi nuansa bangunannya berwarna coklat. Di halam, beberapa lampu sudah banyak yang mati. Kalau kondisinya gelap, bisa saja disalahgunakan untuk hal-hal yang tidak kita inginkan,” ujar Kholilurrahman.
Mantan anggota DPR RI ini menambahkan, pencahayaan yang baik juga penting untuk menjaga citra Pamekasan di mata tamu yang datang ke pendopo. Terutama di malam hari.
“Kenapa pendopo harus baik? Karena ketika ada tamu dari Jawa Timur atau kementerian, jika mereka sampai malam, kurang elok bila pendopo terlihat gelap,”imnbuhnya.
Lebih lanjut, Kholilurrahman menuturkan, bahwa pendopo merupakan wajah Pamekasan.
“Kalau pendopo saja kondisinya redup dan gelap, bagaimana pendopo di kecamatan, bagaimana kondisi balai desa,” jelasnya.
Bupati menyebutkan, keputusan pengalihan anggaran diambil setelah melakukan komunikasi dengan sejumlah pihak. Namun, ia enggan membeberkan dengan siapa diskusi itu dilakukan dan apa hasil detailnya.
Sebelumnya, rencana belanja empat sofa seharga mobil Avanza sempat menuai sorotan publik. Kebijakan itu dinilai tidak berpihak pada masyarakat dan dianggap berlebihan..













