• Terkini
  • Trending
  • Semua
Harga Pupuk Subsidi Semakin Tak Terjangkau Petani, Kepala DKP Menghilang

Harga Pupuk Subsidi Semakin Tak Terjangkau Petani, Kepala DKP Menghilang

3 tahun lalu

Bupati Pamekasan Optimistis Persepam Melaju Mulus di Liga 4

5 jam lalu

Tundukkan Persipuncak Persepam Kokoh di Puncak Grup O Liga 4 Piala Presiden

8 jam lalu

Korwil MBG Pamekasan Ingin Tuduhan Negatif Kepadanya Diproses Hukum Tuntas

9 jam lalu

Akademisi Soroti Rencana Pengembangan Proyek Lapangan Gas Paus Biru

11 jam lalu

Potensi Energi Melimpah, Madura Masih Dihadapkan pada Tantangan SDM dan Kesejahteraan

15 jam lalu

Pamekasan Tanam 370 Pohon di Hari Lingkungan Hidup Se-Dunia 2026

2 hari lalu

Bea Cukai Sarankan Pengusaha Dalami Data terkait Tuntutan Tarif SKM III Khusus Madura

2 hari lalu

PT. POMI Paiton Dorong IBS PKMKK Kembangkan Ekonomi Sirkular Berbasis Kearifan Lokal

2 hari lalu

Tabrakan Dua Motor di Desa Trasak Pamekasan Tewaskan Dua Pemuda

3 hari lalu

Persepam Kunci Tiket 32 Besar Liga 4 Nasional Usai Tundukkan Persak Kebumen

3 hari lalu

Pengusaha Tembakau dan Rokok Madura Ingin Cukai SKM Golongan Tiga hanya di Madura Saja

3 hari lalu

Pemkab dan Pengusaha Rokok Pamekasan Rencana ke Jakarta Respon Pemberlakuan Cukai Kelas III

3 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Minggu, Juni 7, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Ekonomi

Harga Pupuk Subsidi Semakin Tak Terjangkau Petani, Kepala DKP Menghilang

Stok pupuk juga dipermainkan oleh kios dan Poktan

oleh Hasbi Amrullah
7 Januari 2023
in Ekonomi, Peristiwa
44 1
0
Harga Pupuk Subsidi Semakin Tak Terjangkau Petani, Kepala DKP Menghilang

Ajib Abdullah, Kepala DKP Pamekasan sedang ongkang-ongkang di kantor Dinas Pemuda dan Olahraga beberapa waktu lalu.

0
SHARES
451
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Harga pupuk subsidi jenis Urea, harganya semakin tidak terjangkau oleh petani. Per sak ukuran 50 kg, oleh oknum pemilik kios dan ketua kelompok tani dijual Rp 200.000. Padahal, Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk Urea 50 kg, dijual Rp 112.000.

Sejumlah petani melaporkan kepada Maduranet, selain harga Urea dijual jauh melebihi HET, pupuk tersebut masih terjadi kelangkaan.

Salah satu petani asal Desa Bujur Tengah, Kecamatan Batumarmar, Mahmud menjelaskan, pupuk Urea oleh Poktan dijual Rp 200.000 per sak. Selain dijual melebihi HET, masing-masing petani dibatasi hanya 1 sak.

“Kami petani dilarang membeli lebih dari 1 sak,” kata Mahmud, Sabtu (7/1/2023).

Petani lainnya asal Desa Bicorong, Kecamatan Pakong, Masduki melaporkan hal yang sama. Salah satu kios menjual Urea dari Rp 180.000 hingga Rp 200.000.

“Awalnya harga Urea Rp 180.000. Beberapa hari kemudian naik menjadi Rp 200.000,” terang Masduki.

Mahalnya harga pupuk juga dirasakan petani asal Desa Lancar, Kecmaatan Larangan, Sudianto. Di sebuah kios di Desa Kadura Barata, Kecamatan Larangan, Urea dijual Rp 200.000. Itupun barangnya cepat habis karena petani rebutan membelinya.

“Petani sangat butuh pupuk karena sudah waktunya pemupukan tanaman padi. Meskipun mahal, bagi petani yang punya uang tetap dibeli,” terangnya.

Selain mahal, stok pupuk juga dipermainkan. Pemilik kios mengisi gudang penyimpanannya dengan stok sedikit. Ketika petani datang untuk membelinya, diminta untuk kembali lagi. Pupuk bisa cepat tersedia jika membayar terlebih dahulu.

“Kalau ingin cepat dapat uang, maka petani harus titip uang terlebih dahulu. Keesokan harinya baru pupuk itu sudah ada,” ungkapnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pamekasan, Ajib Abdullak saat dikonfirmasi melalui sambungan seluler tidak aktif. Ajib yang dikenal sering gonta-ganti nomor ponsel ini, saat didatangi ke kantornya Jumat (6/1/2023) juga tidak ada. Staf yang ditanya mengaku tidak tahu keberadaan Ajib Abdullah.

Tags: Ajib AbdullahDinas Ketahanan Pangan dan PertanianLangkaPamekasanPoktanPupukUrea
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Hasbi Amrullah

Hasbi Amrullah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version