• Terkini
  • Trending
  • Semua

UHC Prioritas di Pamekasan Kembali Aktif November 2026

3 jam lalu

DPO Kasus Dugaan Investasi Bodong di Pamekasan Ditangkap di Bojonegoro

2 jam lalu

Rivalitas Joki Sapi Karapan antara Guru dan Murid

11 jam lalu

Tak Mau Dimadu Melaju ke Final Karapan Sapi Piala Presiden 2026

13 jam lalu
AJP dan Dewan Kesenian Pamekasan Akan Gelar Pekan Budaya

AJP dan Dewan Kesenian Pamekasan Akan Gelar Pekan Budaya

15 jam lalu
Travel Umroh PT Imawa Pamekasan Lebarkan Sayap ke Jembrana Bali

Travel Umroh PT Imawa Pamekasan Lebarkan Sayap ke Jembrana Bali

15 jam lalu

Siswa MTs Kyai Mudrikah Pamekasan Pamerkan 18 Karya IPA dari Barang Bekas

1 hari lalu

48 Pasang Sapi di Pamekasan Berebut 6 Tiket Menuju Piala Presiden

1 hari lalu

Bupati Pamekasan Janjikan Perbaikan Lapangan Karapan Sapi Asem Manis

1 hari lalu

Polisi Selidiki Pemilik Ekskavator Perusak Indomaret di Pamekasan

2 hari lalu

Setengah Abad Hasan Berjualan Topi di Sudut Arek Lancor

3 hari lalu

Polisi Pamekasan Mulai Selidiki Perusakan Indomaret di Palengaan

3 hari lalu

Gaji PPPK Paruh Waktu Pamekasan Berpeluang Naik

3 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Senin, Oktober 12, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Gaya Kesehatan

UHC Prioritas di Pamekasan Kembali Aktif November 2026

Pemerintah daerah menyiapkan penambahan peserta BPJS Kesehatan dari kelompok desil 6 dan 7 untuk memenuhi persyaratan cakupan dan keaktifan kepesertaan.

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
12 Oktober 2026
in Kesehatan
9 1
0
0
SHARES
101
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan, Jawa Timur, memastikan status Universal Health Coverage (UHC) Prioritas, kembali berlaku pada pekan pertama November 2026.

Hal itu disampaikan Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman, seusai rapat Monitoring Dan Evaluasi (Monev) kepesertaan BPJS Kesehatan di Kantor Bupati Pamekasan, Senin (12/10/2026).

Ia menjelaskan, berdasarkan hasil monev, masih ada sekitar 7.400 peserta yang perlu diproses untuk dimasukkan ke dalam kepesertaan BPJS Kesehatan.

“Insya Allah bulan November, mudah-mudahan tidak ada kendala, akan menjadi prioritas. Awal-awal November, minggu pertama, insya Allah, kalau tidak ada kendala kita akan kembali ke prioritas,” kata Kholilurrahman.

Menurut dia, proses tersebut membutuhkan waktu, karena harus mengikuti mekanisme administrasi yang berlaku secara nasional. ” ”Diperkirakan, proses administrasi memerlukan waktu sekitar empat hingga lima hari, setelah seluruh persyaratan terpenuhi,” ucapnya.

Tak hanya itu, Kholilurrahman juga meminta, agar pembiayaan kepesertaan BPJS Kesehatan, tidak sepenuhnya bergantung pada pemerintah daerah.

Ia mendorong pekerja penerima upah (PPU) untuk turut menjadi peserta sesuai ketentuan, sehingga beban pembiayaan pemerintah tidak semakin berat.

Lebih rinci, Kepala Dinas Kesehatan Pamekasan Saifudin menjelaskan, penambahan peserta dilakukan setelah proses verifikasi dan validasi terhadap calon peserta, dari kelompok ekonomi masyarakat berdasarkan desil.

Ia memaparkan, Pemkab sebelumnya, mengusulkan sekitar 44.000 warga dari kelompok desil 1 sampai 5.

”Namun, setelah melalui verifikasi dan validasi, hanya sekitar 36.800 orang, yang memenuhi persyaratan untuk dimasukkan dalam kepesertaan,” imbuhnya.

Selanjutnya, kata Saifudin, pemerintah daerah menyasar warga kelompok desil 6 dan 7, yang belum pernah terdaftar maupun yang kepesertaannya sudah tidak aktif.

“Warga desil 6 dan 7 yang belum pernah didaftarkan sekitar 15.000 orang. Kemudian yang pernah didaftarkan tetapi nonaktif sekitar 65.000 orang,” ujar Saifudin.

Berdasarkan perhitungannya, penambahan peserta tersebut, berpotensi menjangkau sekitar 107.000 orang. Jumlah itu diharapkan membantu Pamekasan, memenuhi persyaratan untuk kembali memperoleh status UHC Prioritas.

Saifudin menyebutkan, tingkat kepesertaan BPJS Kesehatan di Pamekasan saat ini, berada di angka sekitar 97 persen, sedangkan tingkat keaktifan peserta baru sekitar 70 persen.

”Setelah kepesertaan diproses, secara otomatis keaktifan juga meningkat hingga sekitar 81 persen,” kata dia.

Saifudin juga mengimbau peserta mandiri yang dinilai mampu membayar iuran, agar tetap mempertahankan kepesertaannya. Langkah itu diperlukan untuk menjaga keberlanjutan program, dan mengurangi risiko tunggakan ketika UHC Prioritas kembali berlaku.

Tags: BPJS KesehatanKabupaten PamekasanKadinkes PamekasanKesehatanPemkab PamekasanUHC Prioritas
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version