• Terkini
  • Trending
  • Semua

Bupati Pamekasan Besuk Nazua, Anak Penderita Patah Tulang yang Tak Tertangani Empat Tahun

11 bulan lalu

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Bupati Pamekasan Minta Pembangunan Daerah Jadi Perhatian

6 menit lalu

Pemkab Pamekasan Menggelar Doa Bersana untuk Dua Tahun Kepemimpinan Prabowo-Gibran

12 jam lalu

Beras Medium di Sumenep Dijual di Bawah HET

16 jam lalu

Ngumpet di Tempat Kos Pengedar Sabu asal Proppo Diciduk Polisi

17 jam lalu

Proyek LSDP Pengolahan Sampah Hilir Pamekasan Baru Dimulai 2029

22 jam lalu

Bupati Pamekasan Imbau ASN dan Pelajar Berbusana Santri Selama Tiga Hari

1 hari lalu

Pahlawan Nasional M. Tabrani Jadi Inspirasi Dewan Kesenian Pamekasan Gagas Event Kebudayaan

2 hari lalu

Belanja P-APBD Pamekasan Molor Akibat Evaluasi Gubernur Tak Kunjung Rampung

2 hari lalu

Tersangka Narkoba yang Kabur Saat Penggerebekan di Proppo Belum Tertangkap

2 hari lalu

Mekanik Nasional Puji Gelaran Drag Bike Bupati Cup Pamekasan

2 hari lalu

Drag Bike Bupati Cup Pamekasan Jadi Wadah Pembinaan Pembalap Liar

3 hari lalu

Drag Bike Bupati Cup Pamekasan Jadi Wadah Prestasi dan Edukasi bagi Pemuda

3 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Rabu, Oktober 21, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Politik Pemerintahan

Bupati Pamekasan Besuk Nazua, Anak Penderita Patah Tulang yang Tak Tertangani Empat Tahun

Pemkab pastikan rujuk medis ke Surabaya dan penuhi kebutuhan dasar keluarga

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
28 November 2025
in Pemerintahan
11 0
0

Keluarga Namun bertemu dengan Bupati Kholilurrahman di Dr. H. Slamet Martodirdjo (RSUD Smart) Pamekasan, Jumat, (28/11/2025).

0
SHARES
113
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET — Bupati Pamekasan Kholilurrahman bersama Wakil Bupati Sukriyanto menjenguk Nazua Fathia Hermansyah (9), seorang anak asal Branta Pesisir, Kecamatan Tlanakan, yang mengalami kecacatan pada tangan akibat patah tulang yang tak tertangani selama empat tahun.

Kunjungan tersebut berlangsung di Dr. H. Slamet Martodirdjo (RSUD Smart) Pamekasan, Jumat, (28/11/2025), usai Nazua melakukan pemeriksaan.

Bupati dan wakil bupati tampak berdialog dengan Herman, ayah Nazua, sambil menunjukkan ekspresi penuh empati atas kondisi keluarga pekerja serabutan tersebut.

Herman bercerita, sang istri telah meninggal dunia beberapa waktu lalu setelah mendapat perawatan di Malang. Untuk biaya pengobatan, Herman bahkan rela menjual rumah mereka.

“Apa saja yang ada saya kerjakan, Pak,” ungkap Herman.

Menurut ia, insiden yang menyebabkan kondisi tangan Nazua terjadi saat putrinya masih berusia lima tahun. Nazua didorong hingga terjatuh dan mengalami patah tulang. Namun saat itu, dibayangi rasa takut dan kondisi ekonomi yang terbatas, keluarga tidak membawa Nazua ke rumah sakit meskipun telah memiliki BPJS Kesehatan.

”Nazua hanya dipijat seadanya tanpa penanganan medis yang benar,” sahutnya.

Akibatnya, tulang tangan Nazua kini tampak bengkok dan fungsi geraknya tidak maksimal karena otot mengecil.

Melihat kondisi tersebut, Wabup Sukriyanto langsung meminta ajudan membelikan pakaian baru untuk Nazua dan kedua saudaranya. Sementara itu, sedangkan Bupati Kholilurrahman memerintahkan organisasi perangkat daerah terkait agar segera mengurus rujukan medis ke rumah sakit di Surabaya.

“Persyaratan dan administrasi agar segera diselesaikan,” tegas Bupati.

Kepala Desa Branta Pesisir, Agus Istiqlal, mengaku kasus ini baru diketahui setelah perangkat desa dan tenaga kesehatan setempat melakukan penelusuran.

Laporan kemudian, lanjutnya, diteruskan ke Pemerintah Kabupaten Pamekasan hingga akhirnya mendapat perhatian langsung dari bupati.

Plt Direktur RSUD Smart Pamekasan, Syaiful Hidayat, menjelaskan bahwa kondisi Nazua membutuhkan penanganan lanjutan dengan alat dan fasilitas khusus yang hanya tersedia di Surabaya.

“Tulangnya sudah bengkok. Perlu penyambungan tulang dan sendi agar bisa kembali berfungsi maksimal,” ujar Syaiful.

Ia menambahkan, pihak rumah sakit baru mengetahui kondisi tersebut kemarin setelah mendapat atensi langsung dari bupati. Pemeriksaan awal telah dilakukan, dan rujukan ke Surabaya segera diproses.

“Semoga setelah operasi nanti, tangan Nazua bisa kembali pulih dan berkembang seperti semestinya,” pungkasnya.

Tags: Bupati KholilurrahmanNazua Branta PesisirRSUD dr. H. Slamet MartodirdjoWabub Sukriyanto
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version