PAMEKASAN, MADURANET – Kapolres Pamekasan, AKBP Hendra Eko Triyulianto menggelar pertemuan dengan ratusan insan pers dari beberapa organisasi wartawan dan berbagai paguyuban jurnalis yang bertugas di Pamekasan, yang ditempatkan di gedung Tatag Trawang Tungga (T3), Polres Pamekasan, Rabu (22/1/2025).
Dalam pertemuan yang berlangsung dua jam itu, tergambar suasana nampak berjalan dengan guyub. Penuh keakraban dan sesekali diselingi canda tawa dari kalangan jurnalis dan kapolres, serta sejumlah perwira yang turut hadir dalam pertemuan itu. Kala itu, kapolres berdialog dengan insan pers. Selain menerima saran dan pertanyaan, juga ucapan terima kasih kepada kapolres
Dalam sambutannya, Kapolres Hendra, mengaku anak desa, yang dibesarkan di Banyuates, Bangkalan. Bahkan pendidikannya dari SD hingga SMA ditempuh di Banyutes.
“Makanan saya sehari-hari sudah terbiasa dengan kowa marongghi, nasi jagung dan ikan asin,” kata Hendra.
Hendra sebelumnya, ditempatkan di Polda Sulawesi Tengah, daerah konflik Poso, lalu ke Medan dan mengikuti pendidikan di angkatan darat dan beberapa pendidikan lainnya.
“Waktu saya di Medan, mengenal banyak wartawan. Baik yang benar-benar wartawan atau wartawan yang cuma nanya-nanya” ungkapnya.
Kemudian Hendra mengaku jika sebelumnya sudah mengenal Pamekasan, karena waktu bertugas di Polda Jatim, pernah ke Polres Pamekasan, membantu menangani kasus pelecehan santri yang dilakukan seorang tokoh agama dan didemo.
AKBP Hendra mengatakan, senyampang kali ini bertemu dengan jurnalis, ia memohon bantuan dan kerjasamanya dalam melaksanakan tugas di Pamekasan. Manakala menangani suatu kasus dan dirasa kurang pas, mohon diingatkan.
Menurut Hendra, bilamana suatu ketika rekan-rekan jurnalis menghubungi dirinya baik lewat WA ataupun menelepon tidak langsung dibalas. Begitu pula, secara kebetulan bertemu dirinya dan tidak menyapa serta tidak senyum, lalu wajahnya terlihat tidak ceria. Bahkan pula, ada rekan-rekan ingin bertemu dirinya tapi belum dilayani, mohon dimaafkan.
“Saya bukannya tidak mau menyapa atau menemui rekan-rekan jurnalis. Karena bisa jadi, saya lagi ada masalah keluarga atau masalah tugas yang harus segera ditangani. Jadi sekali lagi mohon dibantu,” pungkas AKBP Hendra.
