Bupati Pamekasan Dorong Pejabat Baru Segera Tancap Gas

Bupati Kholilurrahman menegaskan rotasi jabatan merupakan bagian dari manajemen talenta. Pejabat lama diminta menyerahkan tugas secara profesional agar program OPD tetap berjalan tanpa hambatan.

Bupati Pamekasan Kholilurrahman memberikan arahan saat Sertijab OPD di Ruang Wahana Bina Praja, Senin (3/8/2026).

PAMEKASAN, MADURANET – Bupati Pamekasan Kholilurrahman meminta para pejabat yang baru dilantik, segera bekerja menjalankan program organisasi perangkat daerah (OPD). Ia juga mengingatkan pejabat lama agar menjaga komunikasi dengan pejabat yang baru menggantikan, sehingga bisa membantu adaptasi transisi kepemimpinan.

Hal itu disampaikan Kholilurrahman saat menghadiri acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) pimpinan OPD di Ruang Wahana Bina Praja, Senin (3/8/2026).

Menurut Kholilurrahman, sertijab bukan sekadar pergantian pejabat, melainkan momentum untuk memastikan seluruh program pemerintah daerah tetap berjalan sesuai target.

“Harapan kami, setelah serah terima jabatan ini, program-program yang telah direncanakan masing-masing OPD bisa berjalan lancar tanpa hambatan. Saya berharap segera tancap gas,” ujarnya.

Ia menegaskan, pejabat yang telah dimutasi harus segera menyerahkan tugas kepada penggantinya secara profesional. Menurut dia, proses transisi tidak boleh menimbulkan kesan saling menghambat atau bahkan menyabotase pekerjaan.

“Serahkan jabatan dengan baik kepada pejabat baru agar roda pemerintahan tetap berjalan sebagaimana mestinya,” katanya.

Kholilurrahman menjelaskan, rotasi, promosi, maupun tour of duty merupakan hal yang wajar dalam birokrasi. Kebijakan tersebut menjadi bagian dari manajemen untuk meningkatkan kompetensi aparatur sekaligus memperkuat kinerja organisasi.

“Perpindahan jabatan, termasuk Camat, adalah hal biasa. Ini bagian dari pengembangan diri sekaligus manajemen talenta di lingkungan pemerintahan,” ucapnya.

Ia juga meminta seluruh pejabat memiliki visi dan misi yang sama dalam menjalankan pemerintahan, termasuk saat memberikan penjelasan kepada masyarakat terkait berbagai isu yang berkembang.

Dalam arahannya, Kholilurrahman mengibaratkan kepemimpinan sebagai mata rantai yang saling menyambung. Karena itu, pejabat baru diminta tetap menjalin komunikasi dengan pejabat sebelumnya agar proses kerja dapat berkesinambungan.

“Jangan sampai mata rantai itu terputus. Pejabat lama memiliki pengalaman yang bisa menjadi masukan bagi pejabat baru dalam menjalankan tugas,” tandasnya.

Exit mobile version