• Terkini
  • Trending
  • Semua
Netralitas Polisi Disoal Sejumlah Ulama Ngeluruk Rumah Kapolres Pamekasan

Netralitas Polisi Disoal Sejumlah Ulama Ngeluruk Rumah Kapolres Pamekasan

2 tahun lalu

Disperindag Pamekasan Layani Perajin Batik dengan Penerbitan NIB Gratis

12 jam lalu

Layanan Data Kependudukan Wilayah Barat Pamekasan Diluncurkan di Kecamatan Proppo

16 jam lalu

Bupati Kholilurrahman Tegaskan Warga Sakit Kritis Langsung ke RS Pembayaran Belakangan

17 jam lalu

MTQ XXXII Pamekasan Ditutup, 807 Peserta Disiapkan Menuju Jawa Timur

19 jam lalu

Pekan Budaya akan Semarakkan Hari Jadi ke-496 Kabupaten Pamekasan

1 hari lalu

Bupati Pamekasan Cek Bantuan Aspal Jalan Swadaya Bermanfaat

1 hari lalu

537 Buruh PT Jawara Internasional Pamekasan Terima BLT DBHCHT

2 hari lalu

Perubahan APBD Pamekasan 2026 Fokus Jalan, Jembatan, dan Layanan Kesehatan

2 hari lalu

3 Tim Peneliti UIN Madura Lolos Pendanaan Riset Indonesia Bangkit 2026

3 hari lalu

Santri PP SABAR Pamekasan Bakal Studi ke China Dalami Kemajuan Teknologi

3 hari lalu

Serapan Garam Pamekasan Baru 54 Persen, Stok 9.310 Ton Masih Tersimpan

4 hari lalu

MTQ XXXII Pamekasan Resmi Dibuka, Bupati: Al-Qur’an Harus Hadir dalam Kehidupan

4 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Sabtu, September 26, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Politik Pemerintahan

Netralitas Polisi Disoal Sejumlah Ulama Ngeluruk Rumah Kapolres Pamekasan

Banyak keluhan di masyarakat terkait adanya dugaan anggota Polres Pamekasan yang tidak netral

oleh Taufiqur Rahman
19 November 2024
in Pemerintahan, Politik
27 0
0
Netralitas Polisi Disoal Sejumlah Ulama Ngeluruk Rumah Kapolres Pamekasan

Sejumlah ulama dan habib mendatangi Polres Pamekasan karena sikap polisi yang dinilai tidak netral dalam Pilkada Pamekasan

0
SHARES
273
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Sejumlah ulama di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur yang tergabung dalam Gerakan Umat Islam Pamekasan (Guip) menemui Kapolres Pamekasan, AKBP Jazuli Dani Iriawan di rumah dinasnya Senin (18/11/2024).

Pertemuan itu membahas tentang gelagat Polres Pamekasan yang diduga tidak netral dalam pelaksanaan Pilkada Kabupaten Pamekasan. Polres dicurigai telah berpihak kepada salah satu Paslon Pilkada Pamekasan. Keberpihakan itu salah satunya dengan menekan aparat desa untuk bergerak memenangkan salah satu Paslon.

“Kami sampaikan bahwa isu di bawah bahwa Polres Pamekasan tidak netral dalam Pilkada dan memihak terhadap salah satu Paslon,” ujar Imam Santoso juru bicara Guip.

Mantan Ketua Umum PD Muhammadiyah Pamekasan ini menambahkan, dalam pertemuan dengan Kapolres Pamekasan dan Waka Polres, kedunya telah bersumpah bahwa seluruh anggota Polres Pamekasan sudah diwanti-wanti untuk netral dalam pemilihan pilkada.

“Beliau bersumpah demi Allah kami sudah memerintahkan kepada para Kabag, para kasi, Kapolsek dan kasat dan seluruh jajaran, dan telah di wanti-wanti oleh beliau kalau polres harus netral dan tidak boleh memihak pada salah satu Paslon manapun,” terangnya.

Guip bertekad memantau di masyarakat dan agar polisi betral. Guip juga akan melaporkan jika ditemukan adanya dugaan anggota polisi yang berpihak pada Paslon tertentu.

“Untuk di bawah akan kami pantau, jadi info dari masyarakat akan kami akomodir, kalau nanti itu ada seperti ada kejelasan dan seperti yang kami bilang ke Kapolres kami akan menghadap lagi sesuai bukti jika ada dan beliau bersedia menerima untuk menindak lanjuti,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Kapolres Pamekasan melalui Waka Polres Pamekasan, Kompol Andy Purnomo menuturkan. Untuk Pilkada netralitas polri sudah disampaikan sejak awal.  Bahkan jauh sebelum masuk pilkada.

“kita menindaklanjuti perintah dengan pimpinan bahwasanya memang polri semuanya netral, jadi kalaupun beredar isu kalau kita ada kecondongan mendukung Paslon nomor sekian itu kita pastikan semuanya netral,”

Kompol Andy melanjutkan, Tidak pernah ada Kapolres memberikan arahan supaya mendukung salah satu paslon. Dari ketiga Paslon yang ada di Pamekasan, pihaknya memerintahkan untuk netral. Bahkan, kata Waka Polres, netralitas itu tidak hanya di Polres, tapi semua lapisan aparatur penegak hukum termasuk aparatur pemerintah itu semua harus netral.

“Dan jika ditemukan pelanggaran bisa langsung di sampaikan dan dilaporkan ke propam, tentunya dilengkapi dengan bukti-bukti. Tidak hanya sekedar isu, jadi jika ada informasi laporan segera ditindaklanjuti,” tutupnya.

Tags: NetralitasPamekasanPilkadapolisipolres Pamekasan
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Taufiqur Rahman

Taufiqur Rahman

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version