• Terkini
  • Trending
  • Semua

Siswa MTs Kyai Mudrikah Pamekasan Pamerkan 18 Karya IPA dari Barang Bekas

10 jam lalu

48 Pasang Sapi di Pamekasan Berebut 6 Tiket Menuju Piala Presiden

14 jam lalu

Bupati Pamekasan Janjikan Perbaikan Lapangan Karapan Sapi Asem Manis

15 jam lalu

Polisi Selidiki Pemilik Ekskavator Perusak Indomaret di Pamekasan

2 hari lalu

Setengah Abad Hasan Berjualan Topi di Sudut Arek Lancor

3 hari lalu

Polisi Pamekasan Mulai Selidiki Perusakan Indomaret di Palengaan

3 hari lalu

Gaji PPPK Paruh Waktu Pamekasan Berpeluang Naik

3 hari lalu

Advokad Sulaisi; Perusakan Indomaret di Pamekasan Pelanggaran Pidana

4 hari lalu

Pemkab Pamekasan Perkuat Pengawasan Vape dan NAPZA

4 hari lalu
260 Personel Keamanan Tak Berkutik Saat Perusakan Indomaret di Palengaan

260 Personel Keamanan Tak Berkutik Saat Perusakan Indomaret di Palengaan

4 hari lalu

Pamekasan Siapkan Promosi Wisata dan UMKM Saat Hari Guru Nasional Jatim

4 hari lalu

Pelaku Dugaan Perusakan Rumah Ibu Dua Anak di Pamekasan Terancam Undang-Undang Darurat

4 hari lalu

Transfer Pusat Naik APBD Pamekasan 2027 Akan Berubah

5 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Senin, Oktober 12, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Pendidikan

Siswa MTs Kyai Mudrikah Pamekasan Pamerkan 18 Karya IPA dari Barang Bekas

Pameran karya siswa kelas VII ini menggabungkan praktik sains dengan presentasi dalam bahasa Inggris, Arab, dan Korea.

oleh Ahmad Daifi Al Farrozi
11 Oktober 2026
in Pendidikan
10 0
0

Dokumen IBS PKMKK.

0
SHARES
100
VIEWS

PAMEKASAN, MADURANET – Siswa kelas VII MTs Kyai Mudrikah Kembang Kuning, Pamekasan, memamerkan 18 karya ilmu pengetahuan alam (IPA) berbahan barang bekas di depan Gedung Utama IBS PKMKK, Ahad (11/10/2026).

Kegiatan Di bawah bimbingan guru IPA Endang Sulastri, yang berkolaborasi dengan mahasiswa UIN Madura tersebut, turut dihadiri wali santri dan menjadi wadah program One Week Three Language.

”Kegiatan tersebut merupakan bagian dari penerapan program One Week Three Languages, yang mengintegrasikan pembelajaran IPA dengan praktik komunikasi menggunakan tiga bahasa,” jelas Endang.

Dia menjelaskan, siswa putra menampilkan delapan karya. Karya tersebut meliputi jembatan hidrolik, roket air, kincir air, roket gas, mesin hidrolik, kipas angin, perahu dinamo, dan ekskavator.

Sementara itu, lanjut dia, siswa putri memamerkan 10 karya, antara lain kincir air, komidi putar, kincir angin, mobil derek, mesin hidrolik, penyedot debu, becak, mobil tenaga air, roket air, dan dispenser.

”Melalui pameran tersebut, siswa mempraktikkan konsep IPA dalam bentuk alat peraga sederhana,” ucapnya.

Tidak hanya itu, kata Endang, mereka juga mempresentasikan karya menggunakan bahasa Inggris, Arab, dan Korea sebagai bagian dari penerapan pembelajaran lintas mata pelajaran.

Sementara itu, Kepala MTs Kyai Mudrikah Kembang Kuning, Heni Listiana, mengapresiasi kegiatan yang dirancang melalui kolaborasi guru IPA dan guru bahasa asing tersebut. Menurut dia, kegiatan outing class memberikan kesempatan kepada siswa untuk menghubungkan materi pelajaran dengan praktik secara langsung.

”Kehadiran wali santri juga menjadi bagian dari kegiatan tersebut. Mereka dapat melihat langsung karya siswa, sekaligus proses pembelajaran yang menggabungkan keterampilan sains dan bahasa,” kata Hani.

Lebih lanjut, Direktur Utama IBS PKMKK, Achmad Muhlis, menyampaikan, suasana belajar yang menyenangkan menjadi salah satu unsur penting dalam pendidikan.

Bahkan, Ia mengaitkan pendekatan tersebut dengan Kurikulum Cinta yang digagas Kementerian Agama RI.

“Apa pun materinya, pembelajaran ideal, dapat dikemas seperti outing class. Sehingga guru enjoy, santri enjoy, dan wali santri turut menikmati perkembangan putra-putrinya,” kata Achmad Muhlis.

Selain praktik sains dan bahasa, lanjut Muhlis, penggunaan barang bekas dalam pembuatan karya, menjadi bagian dari pembelajaran tentang kepedulian terhadap lingkungan.

”siswa diajak memanfaatkan bahan yang tersedia untuk membuat produk sederhana sekaligus mengenal penerapan ilmu pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari,” pungkas Muhlis.

Tags: IBS PKMKKKembang KuningPamekasanPondok PesantrenProf Muhlis
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Ahmad Daifi Al Farrozi

Ahmad Daifi Al Farrozi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version