PAMEKASAN, MADURANET – Pemerintah Kabupaten Pamekasan mulai mempercepat penataan sektor pendidikan dengan menargetkan seluruh jabatan kepala sekolah yang hingga kini masih berstatus pelaksana tugas (Plt) segera diisi pejabat definitif dalam waktu dekat.
Bupati Pamekasan, Kholilurrahman, menyampaikan pihaknya menargetkan seluruh pengisian jabatan kepala sekolah definitif dapat rampung maksimal bulan depan.
Hal itu disampaikan saat ditemui di Pringgitan Dalam Pendopo Ronggosukowati, Selasa (23/6/2026), didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pamekasan, Akhmad Basri Yulianto.
“Terkait kepala sekolah agar secepatnya terisi semua, maksimal bulan depan,” kata Kholilurrahman.
Ia menambahkan, langkah percepatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam membenahi tata kelola pendidikan, agar seluruh lembaga pendidikan memiliki kepemimpinan yang lebih stabil dan optimal menjelang tahun ajaran baru.
Menurut dia, proses penataan pendidikan harus berjalan dalam suasana yang kondusif. Ia meminta berbagai persoalan yang muncul di sektor pendidikan tidak dibawa ke situasi polemik yang justru memperkeruh keadaan.
“Permohonan saya, ketika ada satu hal jadi polemik, tidak dibawa ke suasana panas, sehingga kebijakan yang dihadirkan bisa adil dan beradab,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kepala Disdikbud Pamekasan, Akhmad Basri Yulianto mencatat, saat ini masih terdapat 121 sekolah yang belum dipimpin kepala sekolah definitif. Rinciannya, sebanyak 117 sekolah dasar (SD) dan empat sekolah menengah pertama (SMP) masih dipimpin pejabat pelaksana tugas.
Oleh karena itu, Basri memastikan proses administrasi penetapan kepala sekolah definitif kini tengah berjalan. Ia optimistis seluruh tahapan bisa diselesaikan sesuai target yang telah ditetapkan pemerintah daerah.
“Sekarang sudah dalam proses. Semoga dalam waktu dekat, dari 117 SD yang kepala sekolahnya masih belum definitif dan empat SMP di Pamekasan, semuanya bisa segera terselesaikan,” kata Basri.
Menurut dia, pengisian jabatan definitif menjadi kebutuhan penting agar setiap sekolah memiliki kepemimpinan yang mampu menjalankan program pendidikan secara maksimal.
“Insyaallah semua sekolah akan definitif semua, selesai sebelum deadline,” tandasnya.
