IBS PKMKK Buka Peluang Beasiswa dan Orang Tua Asuh untuk Anak Muslim Thailand

IBS PKMKK buka peluang beasiswa untuk anak muslim Thailand

General Director Al Hidayah Waqaf Foundation, Adul Meatam (baju batik) bersama tim dari IBS PKMKK.

PAMEKASAN, MADURANETIslamic Boarding School Padepokan Kyai Mudrikah Kembang Kuning (IBS PKMKK) resmi menjalin kerja sama pendidikan dengan Al-Hidayah Waqaf Foundation for Education and Social Development, Hat Yai, Songkhla, Thailand, Sabtu (11/10/2025).

Dalam pertemuan yang berlangsung hangat itu, IBS PKMKK menawarkan program beasiswa pendidikan dan skema orang tua asuh bagi anak-anak Muslim Thailand. Kolaborasi ini menjadi pintu masuk untuk memperkuat dan meningkatkan mutu pendidikan Islam di negeri Gajah Putih.

Direktur Utama IBS PKMKK Achmad Muhlis, menuturkan, kerja sama tersebut lahir dari kepedulian terhadap kondisi pendidikan Islam di Thailand yang masih dihadapkan pada tantangan sebagai kelompok minoritas.

“Kami ingin memberi kontribusi nyata bagi pendidikan Islam di Thailand. Harapannya, terjalin kolaborasi kuat antara IBS PKMKK dan Al-Hidayah Waqaf Foundation untuk memberi warna baru bagi pengembangan Islam di sana,” ujar Muhlis.

Langkah IBS PKMKK ini, lanjutnya, menjadi bukti nyata kiprah pesantren dalam membangun jejaring pendidikan global. Tidak hanya fokus pada pembinaan santri di dalam negeri, pesantren ini juga aktif membawa nilai-nilai Islam rahmatan lil alamin ke kancah internasional.

“Pesantren harus menjadi garda depan dalam membangun wawasan Islam wasathiyah, Islam yang moderat, terbuka, dan berwawasan kemanusiaan,” tegas Achmad Muhlis.

Melalui skema yang ditawarkan, IBS PKMKK akan memberikan beasiswa penuh bagi pelajar Muslim Thailand di bawah naungan Al-Hidayah Foundation. Para penerima beasiswa akan mempelajari Islam secara komprehensif dengan pendekatan integratif antara agama, sains, dan teknologi.

Selain beasiswa, IBS PKMKK juga menyiapkan program orang tua asuh di Indonesia untuk mendampingi para siswa selama masa pendidikan, agar mereka mendapat dukungan moral dan spiritual secara berkelanjutan.

General Director Al-Hidayah Waqaf Foundation, Adul Meatam, menyambut positif inisiatif tersebut. Ia menilai Indonesia merupakan contoh terbaik dalam pengembangan Islam yang moderat dan damai.

“Kami menyambut baik kerja sama ini dan siap menindaklanjutinya. Setiap tahun kami mengirim anak-anak ke Indonesia untuk belajar Islam karena kami melihat Islam di Indonesia sangat moderat. Bahkan kami terbuka jika ada siswa non-Muslim yang ingin belajar Islam,” tutur Adul.

Kunjungan IBS PKMKK ke Thailand dipimpin oleh Moch. Cholid Wardi, yang sekaligus menjalin komunikasi langsung dengan pihak Al-Hidayah Foundation. Ia menyebut pertemuan tersebut penuh kehangatan dan menjadi awal baik bagi kerja sama jangka panjang.

“Kami sangat disambut dengan baik. Ini awal yang luar biasa untuk membangun jembatan pendidikan antara Madura dan Thailand,” kata Cholid.

Exit mobile version