PAMEKASAN, MADURANET – Islamic Boarding School Padepokan Kyai Mudrikah Kembang Kuning (IBS PKMKK) Desa Lancar, Larangan, Pamekasan, menerima kunjungan dari Kasubdit Ketenagaan Kementerian Agama RI, Muhammad Aziz Hakim, pada Jumat (22/8/2025).
Kunjungan ini dilakukan untuk menjalin silaturahmi, berdialog mengenai isu-isu terkini di lingkungan Kemenag, serta memberikan motivasi kepada para santri.
Dalam sambutannya, Aziz menyoroti tanggung jawab berat yang diemban oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kementerian Agama. Menurutnya, ASN Kemenag memiliki beban moral yang lebih besar karena membawa nama agama.
“Jika ASN di kementerian lain melakukan pelanggaran, masyarakat mungkin masih bisa memaklumi. Tetapi jika ASN Kementerian Agama melakukan kesalahan, dampaknya lebih besar karena dianggap mencoreng nama agama itu sendiri,” ujarnya.
Aziz menekankan pentingnya menjaga integritas dan nama baik Kementerian Agama, yang menurutnya sama dengan menjaga nama baik agama itu sendiri. Ia juga mengapresiasi fokus IBS PKMKK pada teknologi sebagai hal yang sangat luar biasa.
“Perkembangan teknologi menjadi faktor utama perubahan dunia, bukan semata-mata karena agamawan. Tugas agamawan adalah memastikan teknologi digunakan untuk kebaikan,” tegasnya.
Aziz menambahkan bahwa agama harus menjadi pelengkap agar keberadaan teknologi membawa keberhasilan dalam mencapai kebaikan dan kesejahteraan bersama.
Di hadapan para santri, Aziz menyampaikan pentingnya kompetensi dalam satu bidang. Ia mengutip pepatah, “Lebih baik tahu banyak pada sedikit hal, daripada tahu sedikit banyak hal.”
Menurutnya, masyarakat cenderung membutuhkan ahli atau spesialis di bidang tertentu.
Pesan ini juga sejalan dengan pandangan Kitab Ta’lim, yang menyebutkan bahwa manusia tidak diwajibkan menguasai semua ilmu, tetapi memahami hal-hal utama yang menjadi tumpuan umat.
“Dengan menguasai satu bidang secara mendalam, seseorang bisa bermanfaat untuk diri sendiri dan orang lain, serta bisa berkolaborasi tanpa membawa gengsi,” tutupnya.
