PAMEKASAN, MADURANET – Sekolah Rakyat (SR) Pamekasan mengedepankan pembelajaran inklusif dengan kurikulum adaptif yang disesuaikan kebutuhan siswa, serta fokus pada pengembangan karakter dan keterampilan hidup.
Kepala SR Pamekasan, Aisyah, menjelaskan, metode pengajaran di sekolah unggulan gratis ini menekankan pada pengalaman nyata atau kontekstual, dengan suasana belajar yang menggembirakan.
“Kami juga memberikan pelatihan keterampilan, menanamkan pola pikir pantang menyerah, melatih kepemimpinan, dan membentuk karakter berbudi pekerti luhur,” ujarnya, Ahad (10/8/2025).
SR menerapkan pendekatan berbasis STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematic) untuk mengintegrasikan teknologi dan keterampilan dalam proses pembelajaran.
Berkenaan dengan kurikulum yang digunakan, SR memiliki tiga macam terdiri dari tiga bagian, yaitu, persiapan dengan talent mapping, kurikulum nasional di bawah Kemendikdasmen, serta kurikulum asrama (boarding school) yang fokus pada pembentukan kepemimpinan, karakter, dan religiusitas siswa.
Menurut Aisyah, tujuan utama program ini adalah memberikan bekal life skill agar anak dari keluarga kurang mampu tidak terjebak dalam lingkaran kemiskinan.
“Si orang tua miskin jangan sampai anaknya juga miskin,” tegasnya.
Sisi lain, berkenan dengan tenaga pengajar di SR merupakan tenaga didik lulusan profesi guru atau PPG dengan gelar S.Pd.G R yang direkrut langsung oleh Kementerian Sosial.
Saat wartawan Maduranet mencoba menanyakan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) untuk melihat metode STEAM yang digunakan, Aisyah menyampaikan bahwa dokumen tersebut bersifat rahasia dan bukan untuk penelitian.
“Maaf ya, SR tidak untuk penelitian,” ujarnya.
