PAMEKASAN, MADURANET – Perputaran uang selama penyelenggaraan Bazar Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) Jawa Timur ke-79 di kawasan Monumen Arek Lancor, Pamekasan, menembus angka Rp 1,8 miliar hingga Rp 2 miliar.
Ketua Dekopinda Pamekasan Buna’i mengatakan, nilai transaksi tersebut dihitung dari rata-rata omzet yang diperoleh setiap pelaku usaha selama bazar berlangsung pada 21-26 Juli 2026.
“Uang yang berputar selama bazar berkisar antara Rp 1,8 miliar sampai Rp 2 miliar. Rata-rata setiap stan memperoleh omzet sekitar Rp 2 juta hingga Rp 2,25 juta per hari,” kata Buna’i, Senin (3/8/2026).
Menurut dia, capaian tersebut menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap bazar yang menjadi bagian dari rangkaian Harkopnas Jawa Timur ke-79.
Ia menjelaskan, penjualan tertinggi terjadi pada hari pertama penyelenggaraan bazar, bertepatan dengan upacara pembukaan Harkopnas. Lonjakan transaksi kembali terjadi pada hari terakhir saat ribuan masyarakat mengikuti kegiatan Jalan Sehat Koperasi.
“Omzet paling besar diperoleh saat hari pembukaan dan pada hari terakhir bersamaan dengan pelaksanaan Jalan Sehat Koperasi,” ujarnya.
Buna’i menilai, penyelenggaraan Harkopnas tidak hanya menjadi ajang promosi koperasi dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap perputaran ekonomi masyarakat.
Menurutnya, kegiatan serupa perlu terus didorong karena mampu memperluas pasar bagi pelaku UMKM sekaligus meningkatkan pendapatan pedagang lokal.
Bazar Harkopnas Jawa Timur ke-79 digelar selama enam hari di kawasan Monumen Arek Lancor, Pamekasan, dengan menghadirkan ratusan stan yang memasarkan berbagai produk unggulan koperasi dan UMKM dari berbagai daerah di Jawa Timur.
