PAMEKASAN, MADURANET – Perum Bulog Kantor Cabang Madura memastikan penyaluran bantuan pangan beras dan minyak goreng tepat sasaran dengan berbasis data terpadu.
Hal itu disampaikan Kepala Perum Bulog Cabang Madura Ahmad Rofi’i saat kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) di Desa Billa’an dan Desa Badung, Kecamatan Proppo, Pamekasan, Jumat (27/3/2026).
Rofi’i menjelaskan, penggunaan data terpadu menjadi kunci agar bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak.
“Distribusi dilakukan berdasarkan data terpadu. Petugas juga mencocokkan identitas warga secara ketat di lapangan,” ujar Rofi’i.
Menurut dia, langkah tersebut penting untuk memastikan bantuan tidak hanya tersalurkan tepat waktu, tetapi juga tepat sasaran.
Dalam kegiatan itu, pihaknya juga memverifikasi kualitas dan kuantitas komoditas yang dibagikan. Hasilnya, beras yang disalurkan dinyatakan layak konsumsi sesuai standar, begitu pula minyak goreng yang diterima warga.
Rofi’i menambahkan, proses penyaluran di kedua desa berjalan tertib dan lancar berkat sinergi antara Bulog, perangkat desa, petugas penyalur, serta aparat keamanan.
“Kami hadir langsung untuk memastikan proses berjalan baik sekaligus mendengar masukan masyarakat,” katanya.
Pihaknya berharap program bantuan pangan ini tetap menjadi instrumen efektif dalam menjaga stabilitas harga, menekan inflasi, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Madura.
Sejumlah warga menyambut positif bantuan tersebut karena dinilai membantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari, terutama di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.
Kepala Desa Badung, Harun, juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah atas program bantuan pangan yang dinilai meringankan beban masyarakat.
“Kami berharap program tersebut dapat terus berlanjut,” ucapnya.













