PAMEKASAN, MADURANET – Kabupaten Pamekasan ditetapkan sebagai tuan rumah peringatan Hari Koperasi (Harkop) tingkat Jawa Timur 2026. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 12 Juli 2026 dan diperkirakan akan dihadiri sekitar 2000 insan koperasi dari berbagai daerah.
Bupati Kholilurrahman mengatakan, penunjukan Pamekasan sebagai tuan rumah telah mendapat persetujuan dari Khofifah Indar Parawansa selaku Gubernur Jawa Timur.
Hal itu disampaikan Kholilurrahman saat kegiatan Safari Ramadhan di Pendopo Kecamatan Kota, Rabu (11/3/2026).
“Alhamdulillah rencana pelaksanaan Hari Koperasi yang akan ditempatkan di Pamekasan sudah disetujui oleh Gubernur Jawa Timur,” kata Kholilurrahman.
Menurut dia, peringatan Harkop akan digelar selama tiga hari dengan berbagai rangkaian kegiatan. Salah satu di antaranya adalah bazar yang melibatkan pelaku usaha dan koperasi.
Karena itu, ia meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) mempersiapkan kegiatan tersebut sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya masing-masing.
“Kegiatan ini akan berlangsung selama tiga hari dan akan diisi berbagai kegiatan, termasuk bazar dan kegiatan lainnya,” ujarnya.
Kholilurrahman juga menekankan pentingnya pembenahan infrastruktur kota menjelang pelaksanaan Harkop. Salah satu yang menjadi perhatian adalah penerangan jalan umum.
Ia meminta dinas terkait memaksimalkan lampu jalan, terutama di kawasan permukiman dan jalan-jalan gang di wilayah kota.
“Lampu-lampu jalan tolong dimaksimalkan, terutama di jalan gang di kawasan kota. Jalan ke arah utara juga diperhatikan, jangan hanya satu titik yang mendapat penerangan. Harus diusahakan pemerataannya,” kata dia.
Selain itu, bupati juga meminta pemeliharaan jalan di kawasan perkotaan diperhatikan, termasuk jalan di lingkungan perkampungan.
Menurut dia, kondisi jalan perlu dibenahi sebelum pelaksanaan Harkop agar para tamu yang datang ke Pamekasan merasa nyaman.
“Jangan sampai ketika Harkop berlangsung selama tiga hari, mereka kapok karena kondisi jalan di Pamekasan. Diusahakan meskipun hanya tambal sulam, yang penting diperbaiki,” ujarnya.
Kholilurrahman menilai pelaksanaan Harkop di Pamekasan berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Pasalnya, ratusan tamu yang datang diperkirakan akan memanfaatkan berbagai layanan di daerah, termasuk perhotelan.
“Hal ini tentu akan meningkatkan perekonomian daerah, karena para tamu juga akan memesan hotel di Pamekasan. Nanti soal pemesanan hotel juga akan kita koordinasikan,” pungkas dia.
