PAMEKASAN, MADURANET – Pemerintah Kabupaten Pamekasan melalui Dinas Perikanan (Diskan) mengajukan tiga lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) ke pemerintah pusat.
Kepala Dinas Perikanan Pamekasan, Abdul Fata, melalui Kepala Bidang Perikanan Tangkap, Mohammad Djufri Effendi, mengatakan bahwa saat ini proses masih berada pada tahap pengajuan lokasi.
“Sekarang masih tahap pengajuan lokasi ke pusat setelah dilakukan survei kelayakan,” ujar Djufri, Rabu (29/4/2026).
Ia menjelaskan, terdapat tiga desa yang diusulkan sebagai lokasi pembangunan KNMP. Lokasi pertama berada di Desa Padelegan, Kecamatan Pademawu, yang telah disurvei oleh tim dari Jakarta pada 18 April 2026.
Selanjutnya, lokasi kedua berada di Desa Lesong Daya, Kecamatan Batumarmar yang disurvei pada 19 April 2026, dan lokasi ketiga di Desa Branta Tinggi, Kecamatan Tlanakan yang disurvei pada 20 April 2026.
Menurut Djufri, survei dilakukan untuk memastikan kelayakan lokasi, termasuk aspek lahan serta potensi kelautan dan perikanan di masing-masing wilayah.
“Tim melihat langsung kondisi lahan, potensi sumber daya, serta kesiapan masyarakat nelayan di daerah tersebut,” katanya.
Ia menambahkan, lahan yang diusulkan seluruhnya merupakan tanah kas desa, sehingga diharapkan tidak menemui kendala dalam aspek legalitas penggunaan lahan.
Selain itu, sebelum pengajuan dilakukan, pihaknya juga telah menyerap aspirasi nelayan melalui kuesioner guna mengetahui kebutuhan riil di lapangan.
“Hasilnya, antusiasme masyarakat cukup tinggi dan potensi di lokasi tersebut dinilai menjanjikan,” ujarnya.
Djufri menjelaskan, program KNMP merupakan salah satu program prioritas pemerintah pusat yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat nelayan, khususnya di wilayah pesisir.
Nantinya, kawasan tersebut akan dikembangkan sebagai perkampungan nelayan terpadu yang mencakup berbagai fasilitas pendukung.
“Di dalamnya akan ada tempat sandar nelayan, lokasi penanganan hasil tangkapan, tempat produksi atau pengolahan, hingga fasilitas perbaikan mesin kapal,” ucapnya.
Lebih lanjut, pengelolaan kawasan Kampung Nelayan Merah Putih akan dilakukan melalui kelembagaan koperasi agar manfaat ekonomi dapat dirasakan secara kolektif oleh masyarakat.
Pihaknya berharap usulan tersebut dapat segera disetujui pemerintah pusat sehingga pembangunan dapat direalisasikan dan memberikan dampak langsung bagi peningkatan ekonomi nelayan di daerah.
