Polres Pamekasan Bagikan 800 Sak Beras Gratis

800 sak beras dibagikan untuk warga kurang mampu, tukang becak, dan ojek online

Sejumlah tukang becak dan ojol mengantre beras lima kilo di halaman Mapolres Pamekasan, Jawa Timur, Jumat (20/2/2026).

PAMEKASAN, MADURANET – Ratusan warga menerima bantuan beras gratis dari Polres Pamekasan. Bantuan diberikan langsung di halaman Mapolres Pamekasan, Jawa Timur, Jalan Raya Nyalan, Kelurahan Kowel, Jumat (20/2/2026).

Sejak pukul 14.00 WIB, warga mulai memadati lokasi untuk antre kupon penukaran beras. Kupon tersebut kemudian ditukar dengan satu sak beras seberat 5 kilogram.

Jupri, warga Desa Bangkes, Kecamatan Kadur, Kabupaten Pamekasan, mengaku bersyukur bisa mendapatkan bantuan tersebut. Ia mengetahui informasi pembagian beras dari pengumuman paguyuban pedagang kaki lima (PKL). Sehari-hari, Jupri berjualan di Jalan Kesehatan.

“Kami sedang mengantre untuk mendapatkan beras. Ada kupon yang bisa kami tukar. Terima kasih kepada Kapolres, semoga rezekinya lancar dan berkah,” ujar Jupri di lokasi.

Ucapan serupa disampaikan Marni, warga setempat. Ia menilai bantuan itu sangat membantu, terutama di bulan Ramadhan ketika kebutuhan rumah tangga meningkat.

“Terima kasih pak polisi, ini sangat membantu. Semoga pak polisi berkah rezekinya,” katanya.

Seorang tukang becak, Ahmad, yang turut menerima bantuan mengatakan, penghasilannya cenderung menurun selama bulan puasa, kecuali menjelang Idul Fitri.

Bantuan beras tersebut, menurut dia, dapat membantu kebutuhan keluarga untuk sahur dan berbuka.

“Kami memang datang ke sini mungkin ada rezeki. Ternyata ada pemberian beras gratis,” ucapnya.

Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto mengatakan, pihaknya menyiapkan sebanyak 800 sak beras untuk dibagikan kepada masyarakat kurang mampu, tukang becak, dan pengemudi ojek online.

“Kita sengaja ingin berbagi dengan masyarakat. Ada 800 sembako yang kami siapkan hari ini,” kata Hendra.

Ia berharap bantuan tersebut dapat meringankan beban warga selama Ramadhan dan mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.

Exit mobile version