Harga Tembus Rp 100 Ribu Saat Buka Perdana Bawang Mas di Bicorong

Komitmen Haji Her sejak awal bahwa harga menyesuaikan kualitas tembakau. Dirinya tetap ingin mengangkat ekonomi petani tembakau Madura

Haji Khairul Umam, Presiden Direktur PT Bawang Mas saat menyortir tembakau didampingi ibunya.

PAMEKASAN, MADURANET – Puluhan kendaraan berjajar di sepanjang jalan Desa Bicorong, Kecamatan Pakong, Kabupaten Pamekasan, sejak Minggu (7/9/2025) hingga Senin (8/9/2025). Kendaraan bak terbuka itu, terdiri dari truk dan pikap bermuatan tembakau yang akan dijual ke PT Bawang Mas yang baru dibuka oleh Haji Khairul Umam.

Setelah pembelian mulai dilakukan, satu persatu kendaraan itu masuk ke dalam gudang yang belum sepenuhnya pembangunannya itu tuntas. Haji Her, saapaan Haji Khairul Umam, langsung menyortir tembakau tersebut.

Yang mengejutkan, pembelian tembakau ada yang mencapai Rp 100.000 perkilo. Tembakau tersebut sesuai dengan kualitas yang diinginkan Haji Her.

“Kalau seperti ini, seratus saja,” ujar Haji Her.

Penetapan harga tersebut, langsung disambut riang gembira pedagang pemilik tembakau tersebut dengan melompat-lompat.

“Alhamdulillah. Hidup Aba Her. Semoga Aba Her sehat dan berkah terus rejekinya,” kata salah satu pedagang.

Sepanjang proses pembelian tembakau yang dilakukan Bawang Mas, harga tertinggi terjadi di gudang Desa Bicorong. Sedangkan di gudang induk di Desa Blumbungan, harga tertinggi masih di bawah Rp 100.000.

Haji Her menjelaskan, dirinya tidak akan pernah menghianati petani tembakau Madura. Sepanjang kualitas tembakau itu betul-betul bagus, maka dirinya akan memberikan harga yang pantas.

“Saya selalu bilang, jika tembakaunya bagus, saya akan menebusnya dengan harga yang pantas. Itu komitmen saya sejak awal,” ujarnya.

Exit mobile version