PAMEKASAN, MADURANET – Dua rumah warga di wilayah Laden, Barat Sungai, dekat Eks Stasiun PJKA Kabupaten Pamekasan, terbakar pada Kamis (13/8/2026) sekitar pukul 10.30 WIB.
Fauzi, seorang saksi mata kejadian mengatakan, api muncul dari bagian dapur salah satu rumah. Dalam beberapa menit, kobaran api kemudian menjalar ke rumah warga yang berada di sebelah barat lokasi kejadian.
“Setelah melihat api, saya dengan sepupu langsung bergegas ke lokasi untuk membantu memadamkan api,” kata Fauzi.
Menurut dia, warga berupaya memadamkan api menggunakan ember dan air seadanya, termasuk mengambil air dari sawah di sekitar lokasi. Upaya itu dilakukan agar api tidak semakin meluas.
“Saat kejadian, ruamh sedang tidak ada penghuni karena pemiliknya sedang bekerja, sedangkan orang tuanya di rumah sakit,” paparnya.
Warga lainnya, Ilham Fajar Sodiqi, mengatakan saat kejadian dirinya berada di seberang sungai tidak jauh dari lokasi kebakaran. Ia melihat api tiba-tiba berkobar dari bagian dapur rumah warga.
“Tiba-tiba ada api yang berkobar dari bagian dapur. Saya langsung lari menuju lokasi kejadian,” ujar Diqi.
Kasi Operasi Damkar Pamekasan Zainuddin mengatakan, laporan kebakaran diterima petugas dari warga sekitar pukul 10.54 WIB. Petugas kemudian tiba di lokasi sekitar tiga hingga empat menit setelah menerima laporan.
“Beberapa menit kemudian, petugas pemadam kebakaran Pamekasan bergerak cepat ke lokasi dan berhasil menjinakkan api. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, bagian dapur belakang rumah, serta rumah warga di sebelahnya, mengalami kerusakan,” jelas Zainuddin.
Ia menjelaskan, sebanyak 12 personel dikerahkan dalam proses pemadaman dengan tiga unit armada, terdiri dari dua mobil pemadam dan satu mobil suplai air. Petugas juga mendapat bantuan dua unit truk tangki dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan.
“Proses pemadaman hingga pendinginan berlangsung sekitar satu jam dan tidak menimbulkan korban jiwa,” tambahnya.
Zainuddin menegaskan penyebab kebakaran belum dapat dipastikan. Meski warga menduga api dipicu kebocoran gas, Damkar tidak berwenang menyimpulkan penyebab kebakaran karena tugas petugas di lapangan berfokus pada pemadaman api dan penyelamatan area sekitar.
