Empat Truk Diduga Rokok Ilegal Masuk Kantor Bea Cukai Madura Wartawan Dilarang Meliput

Empat truk Fuso Hino terlihat masuk ke Kantor Bea Cukai Madura di Pamekasan. Saat hendak melakukan konfirmasi terkait dugaan muatan rokok ilegal, wartawan tidak diizinkan masuk dengan alasan harus memperoleh izin dari atasan.

Proses bongkar muat diduga rokok ilegal terlihat di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Madura, Rabu (29/7/2026).

PAMEKASAN, MADURANET – Aktivitas bongkar muat yang diduga berkaitan dengan hasil penindakan rokok ilegal, terlihat di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean C Madura, Jalan Panglima Sudirman No. 2, Barurambat Kota, Kabupaten Pamekasan, Rabu (29/7/2026).

Di lokasi, sedikitnya empat unit truk Fuso Hino 500 FG 260 hijau, terparkir di area kantor Bea Cukai yang berada di sebelah timur Monumen Arek Lancor. Truk jenis tersebut diketahui memiliki kapasitas bak sekitar 8 hingga 10 meter kubik.

Satu unit truk tampak sedang melakukan proses bongkar muatan yang diduga berisi hasil sitaan rokok tanpa pita cukai atau rokok polos. Sementara itu, dua unit truk lainnya terlihat telah berada di sisi timur kawasan Arek Lancor dengan kondisi bak kosong usai diduga menurunkan muatan.

Untuk memastikan jenis barang yang dibongkar serta asal-usul penindakan tersebut, Maduranet berupaya melakukan konfirmasi kepada pihak Bea Cukai Madura.

Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Saat tiba di pintu masuk kantor, wartawan tidak diperkenankan masuk oleh petugas keamanan.

“Kalau mau meliput harus ada izin dari atasan,” ujar salah seorang petugas keamanan yang berjaga di pintu masuk kantor.

Wartawan kemudian menjelaskan bahwa kegiatan peliputan merupakan bagian dari pelaksanaan tugas jurnalistik, serta upaya memperoleh informasi yang menjadi kepentingan publik.

Namun petugas tersebut tetap tidak memberikan akses untuk menemui pejabat Bea Cukai maupun melakukan peliputan di area kantor.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Kantor Bea Cukai Madura mengenai jumlah rokok yang diamankan, lokasi penindakan, maupun kronologi masuknya empat truk tersebut.

Exit mobile version