Sistem Buka Tutup Jalan Raya Tangkel Berakhir Hingga Minggu Depan

Sistem tersebut dilakukan untuk menghindari kepadatan arus lalu lintas dan mengurangi terjadinya antrean kendaraan bermotor di sekitar lokasi perbaikan depan Kantor Patroli Jalan Raya (PJR) Jatim VIII.

Sejumlah pekerja CV Putra Mandiri mengisi setengah badan Jalan Raya (PJR) Jatim VIII, Kamis (18/6/2026).

BANGKALAN, MADURANET – Berkaitan dengan pengerjaan perbaikan Jembatan Tangkel, di Jalan Raya Tangkel, Kecamatan Burneh, Bangkalan, maka sejak Senin (15/6/2026) hingga Minggu (28/6/2026), dilakukan sistem buka tutup dan contra flow (lawan arus) bagi semua kendaraan yang hendak melintas di lokasi itu.

Untuk menghindari kepadatan arus lalu lintas dan mengurangi terjadinya antrean kendaraan bermotor di sekitar lokasi perbaikan depan Kantor Patroli Jalan Raya (PJR) Jatim VIII, Satlantas Polres Bangkalan, menerapkan rekayasa lalu lintas.

Seperti yang diumumkan Satlantas Polres Bangkalan lewat medsos, bagi kendaraan bermotor dari arah Bangkalan dan Surabaya yang hendak ke Sampang, Pamekasan hingga Sumenep dan sebaliknya, disarankan melewati jalur alternatif.

Untuk kendaraan bermotor dari arah Surabaya dan Bangkalan tujuan Sampang hingga Sumenep, diimbau melewati jalur alternatif pantai utara (Pantura), atau melalui Pos Polisi Sendeng, belok kiri ke Desa Alang-Alang, lanjut simpang tiga Desa Ja’ah Tragah, dan simpang tiga Nyerondung.

Kemudian bagi kendaraan dari Sampang tujuan Bangkalan atau Surabaya, melewati jalur alternatif Selatan, melalui simpang tiga Nyerondung – simpang tiga Desa Ja’ah Tragah – simpang empat lampu stop Pos Sendeng akses Suramadu.

Fauzi, Humas CV Putra Mandiri, kontraktor pengerjaan perbaikan Jembatan Tangkel, menyatakan, dalam perbaikan jembatan ini, pihak sudah koordinasi dengan Satlantas Polres Bangkalan.

Dikatakan, selama empat hari ini, Senin – Kamis (15-18/2026), di jalur lokasi perbaikan, arus lalu lintas menggunakan sistem contra flow. Sebagian lajur jalan digunakan untuk kendaraan dari dua arah. Namun karena akan dilakukan pengecoran di jembatan sisi selatan pada Jumat (19/6/2026), dilakukan sistem buka tutup. Waktunya selama sekitar 3 jam. Setelah itu arus lalu lintas, dikembalikan lagi ke sistem ke contra flow.

“Nah, empat hari lagi, di jalur di lokasi itu arus lalu lintas akan dilakukan sistem buka tutup lagi. Dan Insya Allah, untuk bus rombongan kepulangan jamaah haji yang akan melintas dipastikan lancar,” kata Fauzi, kepada Maduranet.com, Kamis (18/6/2026).

Exit mobile version