Bantu Program Presiden Prabowo Pengusaha Haji Her Bangun Rumah Warga Miskin

Sudah seribu lebih dibangun Haji Her di Madura melalui lembaga sosial Bawang Mas Center (BMC)

Peletakan batu pertama pembangunan rumah layak huni bagi warga miskin oleh Haji Her, di Desa Konang, Kecmatan Galis, Kabupaten Pamekasan, Kamis (3/7/2025).

PAMEKASAN, MADURANET – Pengusaha muda asal Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Haji Khairul Umam atau akrab disapa Haji Her, memulai kembali pembangunan rumah kumuh di Kabupaten Pamekasan. Program bedah rumah ini, dalam rangka membantu program Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam mengentaskan kemiskinan.

Bedah rumah yang dihadiri langsung oleh Haji Her dan KH. Abbas Muhammad Rofii, ulama muda Pamekasan, dilakukan di Dusun Konang Daja, Desa Konang, Kecamatan Galis, Kabupaten Pamekasan, Kamis (3/7/2025). Rumah tersebut milik Hatimah (51).

Usai melakukan peletakan batu pertama, Haji Her mengatakan, untuk membantu program pengentasan kemiskinan Presiden Prabowo Subianto di Madura, pihaknya melalui lembaga sosial Bawang Mas Center (BMC), telah membangun seribu lebih rumah di Madura. Kegiatan sosial ini, akan terus dilakukan sampai misinya untuk menghapus kemiskinan di Madura terselesaikan.

“Bukan hanya sekarang program bangun rumah orang miskin ini kami lakukan, namun sudah lama. Bahkan jumlah rumah yang dibangun, sudah seribu lebih,” terangnya.

Untuk membangun rumah tersebut, syaratnya harus benar-benar layak. Tim dari BMC akan melaukan survei ke lokasi guna memastikan bahwa rumah yang akan dibangun, betul-betul layak dan tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.

“Tim BMC nanti yang mengawal di lapangan. Besaran dana dari masing-masing rumah, sudah ditentukan. Kalau dulu Rp 40 juta lebih. Tahun ini akan dinaikkan,” ungkapnya.

Dewan Pembina BMC, Lora Abbas menjelaskan, paling baiknya manusi itu adalah manusia yang bermanfaat kepada manusia yang lain. Haji Her melalui BMC, telah menjariahkan hartanya untuk membangun rumah orang miskin yang tidak layak agar menjadi layak. Yang punya kemampuan di bidang ilmu, bisa memanfaatkan ilmunya untuk orang lain.

“Alhamdulillah Haji Her ini punya kemampuan finansial untuk bermanfaat kepada orang lain,” ujarnya.

Lora Abbas menambahkan, program bedah rumah ini tidak hanya dilakukan di Pamekasan, namun akan berlanjut ke kabupaten lain di Madura.

Sementara itu, Hatimah selaku penerima bantuan pembangunan rumah mengaku sangat bersyukur karena selama ini dirinya bersama keluarganya tinggal di rumah reyot.

“Tidak terbayangkan sebelumnya bahwa kami akan bisa bangun rumah. Namun karena kemurahan hati Haji Her, saya dibuatkan rumah permanen. Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Haji Her,” terang Hatimah.

Exit mobile version