PAMEKASAN, MADURANET – Bupati Pamekasan, Jawa Timur, Kholilurrahman menjamin bahwa akan ada tambahan peralatan kesehatan untuk pasien cuci darah atau hemodialisis di RSUD dr. H. Slamet Martodirdjo Pamekasan. Hal ini disampaikan Kholilurrahman saat berdiskusi dengan BEM Unira Pamekasan saat mereka berunjuk rasa, Kamis (14/8/2025).
Kholilurrahman menjelaskan, untuk memaksimalkan pelayanan khusus pasien cuci darah, maka perlu tambahan peralatan untuk mendukung peralatan yang sudah ada. Namun, untuk tambahan peralatan tidak mungkin dilakukan tahun ini karena keterbatasan anggaran.
“Saya pastikan bahwa tambahan untuk hemodialisis ada. Namun butuh proses,” ujarnya.
Direktur RSUD Smart Pamekasan, Raden Budi Santoso menjelaskan, penambahan peralatan pasien gagal ginjal sudah dilakukan dengan pihak ketiga dengan sistem kerja sama operasional (KSO). Pihak ketika akan menyiapkan peralatannya, dan pihak RSUD Smart tinggl melengkapi infrastruktur lainnya.
“Kita sedang mengkaji berapa biaya yang dibutuhkan untuk penambahan peralatan hemodialisis. Misalnya, gedung dan tenaga medisnya. Jika tidak sesuai standar, maka pelayanan bisa membahayakan kepda pasien,” terang Budi.
