PAMEKASAN, MADURANET – Pemerintah Kabupaten Pamekasan menjadikan ajang Pemilihan Duta Daerah Kacong Cebbing dan Putra-Putri Batik Pamekasan 2026, sebagai strategi memperkuat promosi pariwisata dan budaya daerah. Melalui ajang tersebut, para finalis dipersiapkan menjadi duta promosi yang mampu mengenalkan potensi wisata dan batik Pamekasan, ke tingkat regional maupun nasional.
Bupati Pamekasan Kholilurrahman mengatakan, kehadiran Duta Wisata Jawa Timur dan perwakilan duta wisata dari seluruh kabupaten di Madura diharapkan dapat memperluas promosi destinasi wisata Pamekasan.
“Kami berharap kehadiran duta wisata dari Jawa Timur dan se-Madura dapat membantu mendongkrak promosi pariwisata Pamekasan sehingga semakin dikenal dan mampu bersaing di tingkat provinsi maupun nasional,” kata Kholilurrahman pada agenda Grand Final Pemilihan Duta Daerah Kacong Cebbing dan Putra-Putri Batik Pamekasan 2026 di Lapangan Negara Bhakti Pendopo Ronggosukowati, Sabtu (11/7/2026).
Menurut dia, pemilihan duta daerah tidak hanya bertujuan memilih figur terbaik, tetapi juga menyiapkan generasi muda yang memiliki kapasitas menjadi agen promosi sekaligus calon pemimpin daerah di masa depan.
“Seluruh finalis kami harapkan menjadi generasi muda yang inspiratif, memiliki wawasan luas, dan mampu memberikan kontribusi bagi pembangunan Pamekasan dalam 20 hingga 30 tahun mendatang,” ujarnya.
Kholilurrahman menegaskan, penilaian dalam ajang tersebut tidak semata-mata didasarkan pada penampilan fisik. Para peserta juga dinilai dari pengetahuan, wawasan budaya, pengalaman, kepribadian, hingga motivasi untuk membangun daerah.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga identitas budaya di tengah perkembangan teknologi digital. Menurutnya, generasi muda harus tetap bangga melestarikan budaya lokal, termasuk seni dan lagu-lagu tradisional Madura.
Selain sebagai media promosi, ajang tersebut diharapkan menjadi wadah kegiatan positif bagi generasi muda agar terhindar dari berbagai persoalan sosial, seperti penyalahgunaan narkoba dan kenakalan remaja.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Pamekasan Akmalul Firdaus mengatakan, pemilihan duta daerah bertujuan memperkuat komunikasi pemerintah dengan kalangan pemuda sekaligus memperluas promosi potensi daerah melalui berbagai media.
Firdaus menambahkan, pelaksanaan tahun ini juga menerapkan kebijakan baru dengan mengintegrasikan Pemilihan Kacong Cebbing dan Putra-Putri Batik dalam satu rangkaian kegiatan.
Menurut dia, langkah tersebut merupakan bagian dari efisiensi penggunaan APBD 2026 tanpa mengurangi kualitas pembinaan peserta.
“Dengan penggabungan dua agenda ini, kami berharap promosi pariwisata, budaya, dan industri batik Pamekasan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak yang lebih luas,” ujarnya.
