• Terkini
  • Trending
  • Semua
Seniman Musik di Pamekasan Menuntut Kebebasan Berkreasi

Seniman Musik di Pamekasan Menuntut Kebebasan Berkreasi

7 tahun lalu

74 Koperasi Merah Putih di Pamekasan Siap Beroperasi, 8 Titik Terkendala Lahan

1 jam lalu

Pemkab Pamekasan Perluas Layanan Kependudukan, Warga Pegantenan Tak Perlu Lagi ke Kota

2 jam lalu

Bupati Pamekasan Tinjau Jembatan Swadaya, Dorong Peningkatan Status Jalan Desa

7 jam lalu

Pemkab Pamekasan Sebut TMMD Percepat Pembangunan Desa

1 hari lalu

Dinsos Pamekasan Optimalkan Pemutakhiran Data Bansos Lewat Desa dan Partisipasi Mandiri

1 hari lalu

TMMD ke-130 di Pamekasan Sasar Pembangunan Jalan hingga Bedah 10 Rumah Warga

1 hari lalu

DPO Kasus Dugaan Investasi Bodong di Pamekasan Ditangkap di Bojonegoro

2 hari lalu

UHC Prioritas di Pamekasan Kembali Aktif November 2026

2 hari lalu

Rivalitas Joki Sapi Karapan antara Guru dan Murid

2 hari lalu

Tak Mau Dimadu Melaju ke Final Karapan Sapi Piala Presiden 2026

3 hari lalu
AJP dan Dewan Kesenian Pamekasan Akan Gelar Pekan Budaya

AJP dan Dewan Kesenian Pamekasan Akan Gelar Pekan Budaya

3 hari lalu
Travel Umroh PT Imawa Pamekasan Lebarkan Sayap ke Jembrana Bali

Travel Umroh PT Imawa Pamekasan Lebarkan Sayap ke Jembrana Bali

3 hari lalu
  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Periklanan
  • Login
  • Register
Rabu, Oktober 14, 2026
Maduranet.com
  • Home
  • Politik
  • Bola
  • Khazanah
  • Gaya
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
Maduranet.com
Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
  • Hukum
  • Peristiwa
  • Kriminal
  • Ekonomi
  • Bola
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Budaya
  • Agama
  • Olahraga
  • Daras
  • Gaya
  • Plesir
  • Kulinari
  • Editorial
Home Peristiwa Hukum

Seniman Musik di Pamekasan Menuntut Kebebasan Berkreasi

Musisi dan seniman musik di Pamekasan merasa dibatasi kreativitasnya. Tampil di sebuah cafe dianggap kurang sopan dan melanggar aturan dan norma agama dan sosial. Mereka menuntut kebebasan.

oleh Hasbi Amrullah
17 Januari 2020
in Hukum, Peristiwa
14 1
0
Seniman Musik di Pamekasan Menuntut Kebebasan Berkreasi
0
SHARES
146
VIEWS

MADURANET – Puluhan seniman musik Kabupaten Pamekasan berunjuk rasa di depan kantor DPRD Pamekasan, Jawa Timur, Kamis (16/1/2020) pagi. Sebuah tenda mini lengkap dengan berbagai macam alat musik, dipersiapkan mereka untuk membuat panggung musik terbuka. Pasalnya, selama ini kreativitas mereka dibatasi dengan aturan-aturan yang dianggap tidak berpihak kepada seniman musik.

Para musisi perempuan kompak menggunakan kaos berwarna hitam. Mereka tampil dengan mengenakan hijab. Dengan bergantian, mereka bernyanyi berbagai genre musik, seperti rock, dangdut dan pop dan lagu tradisional Madura.

Selvie Talita, salah satu penyanyi panggung menyampaikan, sudah ada tiga kali jadwal manggung di Pamekasan yang digagalkan oleh Pemkab Pamekasan dan Polres Pamekasan. Alasannya karena tidak mendapat izin keramaian. Padahal, undangan manggung itu  sudah terjadwal sejak lama, tiba-tiba dibatalkan.

“Banyak jadwal konser musik yang digagalkan secara mendadak. Alasannya karena tidak ada ijin keramaian dan alasan yang tidak masuk akal lainnya,” ujar Selvie Talita.

Selvie mengaku risih ketika pentas musik selalu dikaitkan dengan kemaksiatan. Padahal, dirinya sudah mengikuti aturan tidak boleh berpakaian vulgar, menutup aurat dan tidak menampilkan goyangan yang dianggap erotis. Namun tetap saja pentas musik dilarang. Bahkan ada ancaman pembubaran dari Ormas yang mengaku perwakilan Islam dengan seragam putih-putih.

Indra Lesmana, perwakilan musisi cafe Pamekasan mengatakan, kreativitas anak-anak muda di Pamekasan perlahan dibunuh. Padahal anak-anak muda yang manggung di cafe-cafe tidak melanggar aturan, tidak tawuran, tidak minun-minuman beralkohol. Namun masih saja ada pelarangan karena dianggap melanggar aturan, norma susila dan sebagainya.

“Kami minta Bupati Pamekasan tegas dan melindungi kreativitas anak muda. Musik yang dilarang itu apanya? Kalau dianggap maksiat, biar kami yang bertanggung jawab di akhirat kepada tuhan kami,” ungkap Indra.

Indra juga meminta agar Perda nomor 2 tahun 2019 tentang penyelenggaraan hiburan dan rekreasi betul-betul disosialisasikan kepada masyarakat dan seniman musik di Pamekasan. Sebab, selama ini pemerintah secara otoriter memberangus kreativitas musisi dengan larangan-larangan yang tidak didasarkan kepada aturan, tetapi karena tekanan ormas-ormas yang sering teriak-teriak maksiat dan kafir.

Totok Hartono, Sekretaris Daerah Kabupaten Pamekasan yang mewakili Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam saat menemui demonstran menjelaskan, selama ini jika pentas hiburan sudah memenuhi aturan dan persyaratan tidak pernah ditolak ijinnya. Oleh sebab itu, semua kegiatan hiburan tetap mengacu kepada Perda dan aturan lainnya yang berlaku di kepolisian.

“Kami tetap mendukung kreativitas musisi Pamekasan. Kami memastikan bahwa tidak ada intervensi dari pihak manapun,” terang Totok Hartono.

Ketua Komisi IV DPRD Pamekasan, Moh. Sahur menjelaskan, segala kegiatan hiburan yang berkaitan dengan tontonan umum harus mengikuti Perda dan prosedur perijinan yang berlaku di kepolisian. Jika tidak puas dengan Perda nomor 2 tahun 2019, pihaknya siap menerima masyarakat untuk berdiskusi untuk menjelaskan detil Perda tersebut.

“Kira-kira di mana saja pasal yang dianggap debtable kami siap untuk berdiskusi. Tapi untuk saat ini, Perda yang ada ini harus diikuti,” terang Moh. Sahur.

Tags: anak mudakreativitasmusikMusisiPamekasanPamekasan Hebat
ShareTweetSendShareShare

Get real time update about this post categories directly on your device, subscribe now.

Berhenti berlangganan
Hasbi Amrullah

Hasbi Amrullah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Maduranet.com

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Navigate Site

  • Tentang kami
  • Kebijakan Privasi
  • Periklanan
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Tidak ditemukan hasil
Tampilkan semua hasil
  • Home
  • Politik
    • Pemerintahan
    • Parlementaria
  • Peristiwa
    • Hukum
    • Kriminal
    • Ekonomi
    • Agama
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • Bola
  • Plesir
    • Budaya
    • Gaya
    • Kulinari
  • Daras
  • Editorial

Copyright © 2020 -2025 Maduranet.com.

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?
Go to mobile version