PAMEKASAN, MADURANET – Sebanyak sembilan pejabat administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pamekasan, mendapat penugasan baru melalui pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan, Senin (2/11/2026).
Dari jumlah tersebut, lima pejabat ditempatkan di Inspektorat Daerah, tiga pejabat di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), serta satu pejabat di RSUD dr. H. Slamet Martodirdjo.
Lima pejabat yang mengisi jabatan di Inspektorat Daerah yakni, Hennie Surjawidjaja sebagai sekretaris, Ugo Suprayugo sebagai Inspektur Pembantu Wilayah I, Muhammad Saifuddin sebagai Inspektur Pembantu Wilayah IV, Abdul Basith Zamzami sebagai Inspektur Pembantu Wilayah III, dan Kadarusman sebagai Inspektur Pembantu Wilayah V.
Sementara itu, tiga pejabat yang ditempatkan di Disdukcapil adalah Argina Barkat Rakhmatullah sebagai Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk, Abdul Hayat sebagai Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil, serta Dedy Setiawan sebagai Kepala Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan. Adapun Indah Herawati dipercaya menjabat Kepala Bagian Program Perencanaan, pada RSUD dr. H. Slamet Martodirdjo.
Dalam arahannya, Kholilurrahman yang memimpin lansung agenda tersebut meminta, pejabat Inspektorat tidak hanya berfokus menemukan kesalahan, tetapi juga memberikan solusi, melakukan pembinaan, dan mencegah penyimpangan. Menurut dia, pengawasan harus memastikan tata kelola pemerintahan berjalan sesuai ketentuan.
“Bangun pengawasan yang profesional, obyektif, independen, dan berintegritas. Jadikan Inspektorat sebagai mitra strategis seluruh perangkat daerah, dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan akuntabel,” ujarnya.
Kepada pejabat Disdukcapil, Kholilurrahman meminta pelayanan administrasi kependudukan semakin mudah dan cepat. Dia menekankan penghapusan prosedur berbelit-belit, pencegahan pungutan liar, serta pemberian hak pelayanan yang sama, kepada seluruh masyarakat tanpa diskriminasi.
”Saya mengapresiasi layanan Extra Time Disdukcapil, yang berupa pelayanan malam. Hal ini mendapat respons positif masyarakat dan pengakuan dari instansi tingkat lebih tinggi,” ungkapnya.
Adapun pejabat di lingkungan RSUD diminta memperkuat manajemen pelayanan, kedisiplinan, dan koordinasi tenaga kesehatan maupun tenaga pendukung. Kholilurrahman menegaskan, rumah sakit harus mengutamakan keselamatan masyarakat serta memberikan pelayanan yang manusiawi, profesional, dan berkeadilan.
“Pemerintah Kabupaten Pamekasan berkomitmen untuk terus membangun birokrasi yang profesional, berintegritas, adaptif, dan berorientasi pada hasil,” kata dia.
Ia berharap para pejabat yang baru dilantik, membuktikan amanah jabatan melalui peningkatan kinerja, dan pelayanan yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.
