PAMEKASAN, MADURANET — Bupati Pamekasan memastikan akan menindak lanjuti laporan ambruknya atap Balai Kelurahan Kangenan. Komitmen itu disampaikan langsung dalam kegiatan Serap Aspirasi Bupati & Wakil Bupati Pamekasan bersama IKASA dan Forum Lurah Kecamatan Pamekasan pada Jumat (12/12/2025) di Taman Cangkruan setempat.
Dalam forum tersebut, Bupati yang mendengar laporan kerusakan dari lurah setempat, waktu itu juga langsung memanggil ajudan untuk melakukan pengecekan.
“Kami belum menerima laporan tersebut, langsung cek!,” ujar Bupati.
Lurah Kangenan Pamekasan, Mohammad Ali Ridho, melaporkan bahwa atap balai kelurahan ambruk saat hujan deras.
“Waktu hujan, bangunan kantor balai kelurahan Kanginan ambruk, kami terpaksa mengevakuasi staf ke bangunan belakang. Genting ambruk, alhamdulillah tidak ada korban,” ujarnya.
Menanggapi hal itu, Bupati menegaskan perlunya pengecekan menyeluruh terhadap kelayakan gedung pemerintah.
“Saya harap nanti ada survei perkantoran dan balai kelurahan, untuk mengecek kelayakan huni. Kalau memang butuh renov kita akan renov, untuk masalah interiornya atau untuk membuat indah kita kesampingkan dulu terfokus ke perbaikan,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga meminta perangkat pemerintah desa menurunkan keresahan masyarakat terkait isu penghapusan kepesertaan UHC prioritas.
“Para kepala desa untuk menurunkan opini publik, atau keresahan masyarakat, perihal yang mengatakan bahwa pemerintah Kabupaten Pamekasan dalam hal ini Bupati akan menghapus program UHC prioritas. Hal itu tidak benar,” ungkap Bupati dalam forum.
Bupati menjelaskan terdapat beberapa kendala menuju UHC prioritas, salah satunya sisa utang BPJS sebesar Rp 43 miliar.
“Kita sudah melakukan verifikasi data dan berhasil menghemat 4 M. Karena ada orang-orang yang meninggal atau pindah tempat yang berhasil di save. Selanjutnya mari semua perusahaan mendaftarkan pekerjaannya ke BPJS ketenagakerjaan. Saya berharap kepada para kepala desa untuk ikut memantau,” jelas Bupati.
Ia juga meminta dukungan rumah sakit dalam pembiayaan UHC. Pihaknya sudah menyurati rumah sakit-rumah sakit untuk ikut andil dalam usaha menuju UHC prioritas.
”Kita juga sudah menyurat ke Jatim untuk bisa mengalokasikan program mereka untuk masyarakat Pamekasan tidak hanya di RS M. Noer juga bisa di RSUD Smart,” ujarnya.
Sebelum forum ditutup, Ketua IKASA Kabupaten Pamekasan Moh Tamyis menyampaikan, ucapan selamat kepada Taufikurrachman yang baru dilantik sebagai Sekda.
“Semoga bisa amanah membantu pembangunan Kabupaten Pamekasan,” katanya.
Acara tersebut turut dihadiri BAPRIDA, Inspektur Pembantu Heni, Camat Pamekasan Rachmat Kurniadi Suroso, serta kepala desa dan lurah se-Kecamatan Pamekasan.
