Alami Gangguan Jiwa Ibu Kandung Habisi Nyawa Anaknya

Seorang anak perempuan berusia 10 tahun ditemukan tewas diduga akibat penganiayaan oleh ibu kandungnya sendiri di Pamekasan. Polisi kini mengamankan pelaku dan mendalami dugaan gangguan kejiwaannya.

PAMEKASAN, MADURANET – Warga Dusun Karang Dalem, Desa Pademawu Barat, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, digegerkan dengan pembunuhan terhadap seorang anak perempuan berusia 10 tahun, Senin (17/8/2026).

Korban dibunuh oleh ibu kandungnya sendiri berinisial DA (39). Pelaku sudah diamankan polisi.

Kasihumas Polres Pamekasan IPDA Yoni Evan Pratama, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan, petugas gabungan Polsek Pademawu dan Satreskrim Polres Pamekasan langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari masyarakat.

“Memang benar, sekitar pukul 11.00 WIB tim gabungan mendatangi TKP setelah menerima informasi adanya dugaan pembunuhan. Korban merupakan anak perempuan berusia 10 tahun dan terduga pelaku adalah ibu kandungnya sendiri,” kata Yoni.

Berdasarkan informasi awal yang dihimpun polisi, kejadian bermula sekitar pukul 10.30 WIB. Saat itu, pelaku meminta nenek korban membelikan makanan untuk dirinya dan kedua anaknya.

Ketika kondisi rumah sepi dan hanya DA bersama korban, penganiayaan itu dilakukan.

“Sekitar pukul 11.00 WIB, nenek korban kembali ke rumah dan mendapati cucunya telah tergeletak di teras dalam kondisi bersimbah darah,” imbuh Yoni. 

Nenek korban bersama warga, kemudian membawa korban ke Puskesmas Pademawu untuk mendapatkan pertolongan medis. Karena kondisinya cukup serius, korban kemudian dirujuk ke RSUD Pamekasan. Namun, nyawa korban tidak bisa diselamatkan.

Sementara itu, saat nenek korban kembali ke rumah setelah membawa korban ke fasilitas kesehatan, pintu rumah diketahui dalam kondisi terkunci dari dalam.

Warga bersama petugas kepolisian kemudian mendobrak pintu. Di dalam rumah, petugas menemukan DA masih berada di lokasi dan diduga masih memegang sebilah pisau.

“Pelaku langsung kami amankan bersama warga. Saat ini pelaku dan barang bukti sebilah pisau sudah diamankan di Mapolres Pamekasan,” jelas Yoni.

Polisi masih mendalami kondisi kejiwaan DA. Berdasarkan keterangan keluarga dan sejumlah saksi, terduga pelaku disebut memiliki riwayat gangguan jiwa.

Kondisi kejiwaan korban sempat membaik, namun diduga kembali kambuh dalam beberapa hari terakhir. Pelaku juga masih sedang dalam perawatan, karena masih tahap mengonsumsi obat.

“Penyidik Satreskrim masih melakukan pemeriksaan secara mendalam. Kami juga berkoordinasi dengan tim medis atau psikiater untuk melakukan observasi resmi terhadap kondisi kejiwaan terduga pelaku,” pungkas Yoni.

Exit mobile version