Penyaluran Bantuan Pangan di Sumenep Capai 39,73 Persen, Bulog Kejar Sisa Target 200 Ribu Penerima

Perum Bulog Cabang Madura mencatat realisasi penyaluran bantuan pangan di Kabupaten Sumenep telah mencapai 39,73 persen dari total 200.796 penerima manfaat. Program tersebut dinilai membantu menjaga ketahanan pangan sekaligus meringankan beban ekonomi masyarakat.

Dokumentasi Bulog Kancab Madura saat penyaluran Banpang di Sumenep, Selasa (9/6/2026).

SUMENEP, MADURANET – Perum Bulog Kantor Cabang Madura terus mempercepat penyaluran bantuan pangan beras di Kabupaten Sumenep. Hingga awal Juni 2026, realisasi distribusi bantuan telah mencapai 39,73 persen dari total target 200.796 Penerima Bantuan Pangan (PBP).

Pemimpin Perum Bulog Kantor Cabang Madura, Ahmad Rofi’i, mengatakan percepatan distribusi dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi.

“Kami terus berkoordinasi intensif dengan pemerintah daerah agar proses distribusi berjalan lancar tanpa hambatan, sehingga masyarakat penerima manfaat bisa segera memanfaatkannya untuk kebutuhan sehari-hari,” kata Ahmad Rofi’i, Rabu (10/6/2026).

Menurut dia, program bantuan pangan yang dilaksanakan bersama pemerintah daerah tersebut menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga stabilitas ketahanan pangan masyarakat, sekaligus membantu menekan pengeluaran rumah tangga penerima manfaat.

Dalam program tersebut, lanjut dia, setiap keluarga penerima bantuan mendapatkan 10 kilogram beras serta 2 liter minyak goreng.

Rofi’i memastikan Bulog akan terus mengawal proses distribusi hingga seluruh kuota yang telah ditetapkan dapat tersalurkan kepada masyarakat secara tepat waktu.

Penyaluran Bantuan Pangan Bulog Kantor Cabang Madura di Sumenep, Selasa (9/6/2026).

Sementara itu, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Sumenep, Chainur Rasyid, mengapresiasi konsistensi pemerintah pusat dan Bulog dalam menjalankan program bantuan pangan di wilayahnya.

Menurut dia, program tersebut terbukti memberikan dampak langsung kepada masyarakat, khususnya kelompok ekonomi rentan yang membutuhkan dukungan dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

“Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah melalui Bulog atas program bantuan pangan yang sudah berjalan ini. Harapan kami, program luar biasa ini dapat terus berlanjut ke depan,” ujar Chainur.

Ia menilai sasaran penerima bantuan telah sesuai dengan kelompok masyarakat yang membutuhkan, sehingga manfaat program dapat dirasakan secara optimal.

Selain aspek ketepatan sasaran, Chainur juga menyoroti kualitas komoditas yang diterima masyarakat pada penyaluran periode kali ini.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, kata Chainur, kualitas beras yang disalurkan Bulog berada dalam kondisi baik dan layak konsumsi.

“Untuk kualitas beras SPHP maupun beras bantuan pangan yang disalurkan saat ini mutunya cukup bagus. Masyarakat benar-benar bisa memanfaatkan bantuan beras ini dengan optimal untuk kebutuhan keluarga mereka,” katanya.

Ia menerangkan, saat ini proses distribusi bantuan pangan di berbagai wilayah Kabupaten Sumenep berlangsung lancar dan tertib tanpa kendala berarti.

Bulog Madura bersama Pemerintah Kabupaten Sumenep berkomitmen menuntaskan sisa penyaluran agar seluruh keluarga penerima manfaat dapat menerima bantuan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Exit mobile version