Dekopinda Pamekasan Siap Dampingi KDKMP, Pembangunan Capai 95 Persen

Dorong sinergi koperasi dan pemerintah, puluhan unit sudah rampung dan mulai difungsikan.

KDKMP Desa Samatan, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan.

PAMEKASAN, MADURANET – Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Pamekasan berkomitmen, perkuat peran koperasi melalui pendampingan, advokasi, dan edukasi dalam program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Ketua Dekopinda Pamekasan, Buna’i, mengatakan pihaknya akan memfasilitasi seluruh badan koperasi agar berkembang sejalan dengan kebijakan nasional.

“Kami berkomitmen menjalankan fungsi advokasi, edukasi, dan pendampingan bagi koperasi, termasuk mendukung program prioritas nasional seperti KDKMP,” ujarnya, Senin (27/4/2026).

Menurut dia, tantangan utama adalah menyelaraskan program koperasi di daerah dengan arah kebijakan pemerintah pusat. Karena itu, diperlukan kolaborasi antara pemerintah, organisasi, dan masyarakat.

Buna’i juga mendorong pengelola koperasi di tiap wilayah aktif menggandeng berbagai elemen serta memetakan potensi ekonomi lokal.

“Sinergi ini penting agar koperasi benar-benar menjadi penggerak ekonomi masyarakat,” katanya.

Di sisi lain, progres pembangunan KDKMP di Kabupaten Pamekasan menunjukkan capaian signifikan. Hingga saat ini, pembangunan fisik telah mencapai sekitar 95 persen.

Komandan Kodim (Dandim) 0826/Pamekasan, Agus Wibowo Hendratmoko, melalui Kapten Arh Joko Murtilam, mengatakan sebagian besar bangunan telah memasuki tahap akhir.

“Sekitar 40 persen sudah masuk tahap finishing,” ujarnya.

Ia merinci, dari total pembangunan, sebanyak 180 unit KDKMP telah dibangun, sementara 9 unit lainnya masih dalam proses. Dari jumlah tersebut, 35 unit telah rampung 100 persen.

Selain itu, sejumlah unit juga telah menerima perlengkapan operasional, di antaranya 30 unit mendapatkan bantuan truk dan 25 unit menerima etalase.

Menurut Joko, desa-desa yang telah rampung juga mulai menerima dukungan sarana penunjang untuk operasional koperasi.

Karena itu, ia mengimbau masyarakat ikut menjaga fasilitas yang telah dibangun.

“Perawatan kebersihan dan sarana prasarana menjadi kunci agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” katanya.

Ia berharap kehadiran KDKMP dapat menjadi motor penggerak ekonomi baru di tingkat desa sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Pamekasan.

Exit mobile version