PAMEKASAN, MADURANET – Penyaluran truk Mitsubishi Canter FE 74 HD N oleh Kodim 0826/Pamekasan untuk mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Pamekasan telah rampung di 14 desa.
Penyaluran dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama berlangsung pada Kamis (19/3/2026) dengan distribusi ke 10 desa dan kelurahan, yakni Blaban, Sotabar, Kelurahan Kolpajung, Klampar, Pangbatok, Panaguan, Proppo, Bicorong, Klompang Timur, Tentenan Timur, dan Samatan.
Sementara itu, tahap kedua dilaksanakan pada Sabtu (4/4/2026) dengan penyaluran ke empat desa lainnya, meliputi Larangan, Rek Kerrek, Jalmak, dan Banyubulu.
Salah satu penerima, Kepala Desa Samatan, Ahmad Tamyis, mengungkapkan rasa syukur atas distribusi kendaraan tersebut. Ia menilai, fasilitas itu dapat mendorong kemajuan desa, khususnya melalui penguatan koperasi.
“Alhamdulillah. Ini merupakan fasilitas yang sangat membantu kemajuan desa melalui koperasi. Harapan saya, truk yang sudah didistribusikan bisa dirawat dan digunakan dengan baik sesuai fungsi dan peruntukannya,” ujar Tamyis, jumat (10/4/2026).
Meski demikian, ia mengungkapkan hingga saat ini pihak desa masih menunggu kejelasan regulasi terkait penggunaan kendaraan tersebut.
“Regulasinya masih belum ada. Ini merupakan rangkaian dari fasilitas koperasi, jadi kami masih menunggu petunjuk lebih lanjut,” katanya.
Ia menambahkan, meskipun unit truk sudah diterima, kendaraan tersebut belum dapat dioperasikan karena belum adanya peresmian serta petunjuk teknis penggunaan.
“Walaupun truk sudah ada di sini, kami belum bisa menggunakannya. Masih menunggu peresmian untuk operasional. Juknis penggunaan juga belum ada,” ucapnya.
Tamyis yang juga menjabat sebagai Sekretaris Persatuan Kepala Desa (Perkasa) Pamekasan berharap program KDKMP dapat segera diresmikan tanpa harus menunggu perampungan gerai di seluruh kabupaten setempat.
Menurut dia, program tersebut memiliki potensi besar dalam mendorong perekonomian masyarakat desa.
“Program ini sangat bermanfaat bagi perekonomian masyarakat desa. Kalau tidak segera dioperasikan, akan sia-sia,” ujarnya.
